Pembunuh Sopir Taksi Online yang Mayatnya Ditemukan Dililit Lakban Sudah Diketahui Identitasnya

Polisi sudah mengantongi identitas pembunuh sopir taksi online yang mayatnya ditemukan terlilit lakban di Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ravianto
TRIBUNCIREBON.COM/HANDHIKA RAHMAN
Lokasi penemuan mayat laki-laki terlilit lakban berada di areal sungai irigasi di Jalan Soekarno-Hatta Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (26/7/2022). Saat ditemukan, kondisi mayat sangat mengenaskan dimana tangan terikat dan mulut dilakban terutama di seluruh wajah. 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Polisi sudah mengantongi identitas pembunuh sopir taksi online yang mayatnya ditemukan terlilit lakban di Kabupaten Indramayu.

Sopir taksi online itu diketahui Widodo (54), warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Ia ditemukan meninggal dunia di Sungai Irigasi di Jalan Soekarno-Hatta Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu pada Senin (25/7/2022).

Saat ditemukan, kondisi mayat sangat mengenaskan dimana tangan terikat dan mulut dilakban terutama di seluruh wajah.

Selain itu, kaki juga diikat dililit menggunakan lakban.

"Untuk identitas pelaku, kami sekarang sudah kantongi identitasnya," ujar Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah kepada Tribuncirebon.com, Minggu (31/7/2022).

Disampaikan AKP Fitran Romajimah, polisi pun sudah membentuk tim khusus yang merupakan gabungan dari Sat Reskrim Polres Indramayu dan tim dari Polda Jabar.

Saat ini, pelaku sedang diburu oleh polisi.

Di sisi lain, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, mulai dari warga di lokasi kejadian serta keluarga korban, polisi kini sudah meningkatkan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.

Korban diduga kuat adalah korban pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan meninggal dunia.

"Hasil pemeriksaan fisik atau otopsi ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ujar dia.

Warga Wonogiri

Sat Reskrim Polres Indramayu memastikan mayat terlilit lakban yang ditemukan di Kabupaten Indramayu merupakan korban pembunuhan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah kepada Tribuncirebon.com, Minggu (31/7/2022).

Disampaikan AKP Fitran Romajimah, dari hasil pemeriksaan, mayat tersebut diduga merupakan korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Hasil pemeriksaan fisik atau otopsi ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ujar dia.

Selain mendapat tindak kekerasan hingga meninggal dunia, barang-barang berharga milik korban juga hilang.

Salah satunya mobil milik korban yang biasa digunakan untuk taksi online.

Hal ini, kata AKP Fitran Romajimah, menguatkan nyawa korban diduga dihilangkan oleh pelaku saat melakukan perampokan.

Fakta lainnya, diketahui juga pada Minggu 24 Juli 2022 atau sehari sebelum jenazahnya ditemukan, korban masih berada di sekitaran wilayah Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Ponsel yang digunakan korban saat itu masih digunakan aktif sampai malam hari.

Keesokan harinya, pada Senin 25 Juli 2022, korban sudah ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan di Sungai Irigasi di Jalan Soekarno-Hatta Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Dengan bagian kepala, tangan, paha, serta kaki korban terlilit lakban.

Mayat tersebut kini sudah dapat diidentifikasi yaitu korban atas nama Widodo, 54, warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Saat ini korban sudah dimakamkan di kampung halamannya yang berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.(Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved