Kasus Penemuan 2 Mayat Wanita di Sukabumi, Korban Tolak Ajakan Berhubungan Intim Karena Mens

Pelaku pembunuhan sadis terhadap dua wanita di salah satu kafe di Pantai Kalapa Condong, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jaw

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Proses rekontruksi pembunuhan dua wanita di Kalapa Condong, Ujunggenteng, Sukabumi, pelaku peragakan 15 adegan. (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin) 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pelaku pembunuhan sadis terhadap dua wanita di salah satu kafe di Pantai Kalapa Condong, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melakukan reka adegan atau rekontruksi pembunuhan di salah satu pantai wilayah Kecamatan Cisolok, Jumat (15/7/2022) kemarin.

Pelaku berinisial SS (51) seorang nelayan asal Kampung Badak Putih, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, memperagakan 15 adegan pembunuhan sadis yang dilakukannya terhadap korban berinisial AD pekerja di kefe dan Aisyah, pemilik kafe.

"Kita melaksanakan rekontruksi terkait kejadian pembuhan yang ada di Ujunggenteng, adapun reka adegan yang dipraktekan ada 15 reka adegan.

Di mana reka adegan satu menceritakan tentang si pelaku sedang minum minuman keras (miras) di dalam kamar bersama korban DW (AD).

"Adegan kedua ini si korban diajak berhubungungan, di reka adegan ketiga korban menolak dengan alasan mens," kata Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP I Putu Asti Hermawan S.

Di adegan keempat, pelaku keluar dari kamar dan mengambil pisau di dalam jok motornya.

Pembunuhan sadis pun terjadi di adegan kelima, dengan sadis pelaku menjambak rambut AD lalu menusuknya.

"Di reka adegan kelima ini korban DW berteriak kemudian si pelaku menjambak rambut korban menusukkan pisau, reka adegan keenam si korban kedua A, melihat kejadian tersebut," jelas I Putu.

Di adegan ketujuh, pelaku menghabisi korban A dan membawa ke pesisir untuk ditenggelamkan di laut.

Putu mengatakan, pembunuhan terjadi di reka adegan kelima dan tujuh.

"Reka adegan ketujuh terjadi penusukan kepada korban dua, yang dilanjutkan dengan ditariknya korban dua ini ke laut untuk dibenamkan dan ditenggelamkan. Korban dinyatakan meninggal itu ada di reka adegan 5 dan 7," ujar I Putu.

Ia mengatakan, dalam rekontruksi itu dihadiri pihak kejaksaan dan penasehat hukum pelaku.

"Ada tim kejaksaan, penasehat hukum pelaku juga kita undang untuk mengikuti reka adegan ini, pelaku berlaku keji, si pelaku karena amarah yang diakibatkan mabuknya pelaku akibat minum minuman keras tadi," jelasnya.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved