UPDATE Kasus Subang, Mandor Tersangka Penyelundupan Gas LPG di Patokbeusi Dibawa ke Mapolda Jabar

Dua tersangka mandor di tempat penyelundupan gas LPG di Patokbeusi Subang, dibawa tim Ditreskrimsus Polda Jabar untuk penyelidikan lebih lanjut 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN
Dua tersangka mandor berinisial TA dan MH di tempat penyelundupan gas LPG di Patokbeusi Subang, dibawa tim Ditreskrimsus Polda Jabar untuk penyelidikan lebih lanjut, Jumat (15/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua tersangka berinisial TA dan MH, dibawa tim subdit 1 Indag Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar ke Mapolda Jabar untuk penyelidikan lebih lanjut. 

Kedua tersangka itu merupakan mandor di tempat penyelundupan gas LPG di Desa Tanjung, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang. 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Pol Arief Rachman mengatakan, pihaknya bakal meminta keterangan dari kedua tersangka dan sejumlah saksi. 

"Dua tersangka dan beberapa orang saksi yang masih secara intensif dilakukan pemeriksaan secara simultan," ujar Arief, saat dihubungi, Jumat (15/4/2022). 

Menurutnya, dari pemeriksaan tersebut tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lain. Sebab, kata dia, kasus seperti merupakan sindikat. 

"Ya, tidak menutup kemungkinan ada beberapa tersangka potensial suspect yang merupakan hasil pengembangan dan pemeriksaan," katanya. 

Selain dua tersangka, pihaknya juga turut mengamankan sejumlah barang bukti seperti truk tangki, mobil truk pengangkut tabung gas ilegal dan timbangan. 

"Kita amankan di Depot pertamina terdekat, untuk pengamanan barang yang mudah terbakar ( flamable) sesuai SOP pertamina dan tim masih terus bekerja dan perkembangan akan di up date lagi nanti ya," ucapnya. 

Baca juga: Penyelundupan Gas LPG di Subang, Pelaku Bayar Rp 3 Juta ke Truk Tangki LPG Pertamina yang Mampir

Sebelumnya, satu unit kendaraan truk pengangkut gas LPG subsidi diamankan Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Jabar

Arif Rachman, mengatakan truk tersebut diamankan lantaran diduga bakal mengisi tabung gas non subsidi. 

Truk dihentikan oleh anggota Subdit Indag Polda Jabar, di Desa Tanjung, Patokbeusi, Kabupaten Subang, dini hari tadi, Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 03.00 WIB. 

"Kami amankan truk berisi gas LPG, dengan membawa muatan gas sebanyak 20 ton," ujar Arif Rachman. 

Dikatakan Arif, truk tersebut mengambil gas subsidi dari kilang Eretan Indramayu. 

"Rencananya akan dibawa ke SPBE Linggarjati Subang," katanya.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved