Baku Tembak di Rumah Jenderal
Benarkah Jari Brigadir J Putus saat Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo? Ini Penjelasan Kompolnas
Soal CCTV yang rusak, ayah Brigadir J yakni Samuel Hutabarat menginginkan kebenaran atas tewasnya anaknya itu, bukan hanya sebatas pernyataan.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kasus polisi tembak polisi di rumah jenderal yakni kediaman Irjen Ferdy Sambo menyimpan misteri.
Keluarga korban kasus polisi tembak polisi di rumah pejabat polisi itu mengungkapkan kejanggalan saat menerima jenazah Brigadir J atau Brigadir Nopryansah Yosua.
Di antara kejanggalan menurut keluarga korban adalah adanya luka sayatan di mata serta dua jari yang putus serta CCTV di rumah tersebut yang dilaporkan rusak.
Soal CCTV yang rusak, ayah Brigadir J yakni Samuel Hutabarat menginginkan kebenaran atas tewasnya anaknya itu dan bukan sebatas pernyataan.
Dia sangat ingin bisa melihat rekaman CCTV baku tembak di tempat kejadian perkara.
Samuel sudah siap menyaksikannya walaupun mungkin isinya mengerikan.
"Itu kan rumah perwira tinggi, tolong diperlihatkan rekaman CCTV," katanya, di rumahnya yang berada di Sungai Bahar, Provinsi Jambi, Selasa (12/7/2022).
Sementara itu Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen (Purn) Benny Mamoto, menepis kabar adanya kejanggalan dalam kasus penembakan rumah singgah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Diketahui, peristiwa baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E yang terjadi pada Jumat (8/7/2022) ini mengakibatkan korban jiwa.
Baca juga: Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Jenderal, Keluarga Korban Ungkap yang Terjadi setelah Pemakaman
Pihak keluarga pun menduga terdapat beberapa kejanggalan, seperti luka sayatan di tubuh Brigadir J.
Merespons hal tersebut, Benny Mamoto pun menyebut, tidak ada kejanggalan dalam kasus penembakan di rumah Kadiv Propam.
"Tidak ada," katanya, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (13/7/2022).
Benny mengatakan, sudah turun ke lapangan meninjau TKP dan tidak melihat adanya kejanggalan.
Lebih lanjut, Benny Mamoto menjelaskan soal beredarnya isu ada luka sayatan dan luka lebam.
"Itu sudah kami klarifikasi dan melihat fotonya tidak ada luka sayatan, yang ada bekas luka pecahan peluru."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/irjen-pol-ferdy-sambo-ya.jpg)