Sapi Raksasa Dedi Mulyadi Bikin Kaget Warga, Sempat Robohkan Pagar Rumah Saat Mau Dikurbankan

Perayaan Iduladha di Lembur Pakuan Subang yang merupakan tempat tinggal anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyisakan

Editor: Ichsan
dok.dedi mulyadi
Sapi Raksasa Dedi Mulyadi Bikin Kaget Warga, Sempat Robohkan Pagar Rumah Saat Mau Dikurbankan 

TRIBUNJABAR.ID - Perayaan Iduladha di Lembur Pakuan Subang yang merupakan tempat tinggal anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyisakan cerita. Salah satu sapi kurban yang berukuran besar sempat ngamuk bahkan hingga merobohkan pagar warga.

Kemarin Kang Dedi Mulyadi mengurbankan sejumlah sapi dari kandangnya yang berada di Lembur Pakuan. Salah satu yang dikurbankan adalah sapi simental berukuran raksasa yang diberi nama Si Gejul.

“Kita mau ke kandang lagi karena ada satu ekor lagi yang akan diantar ke Rumah Potong Hewan (RPH). Ini namanya Si Gejul, sapi hitam,” kata Kang Dedi Mulyadi.

Rencananya setelah dipotong, daging sapi Si Gejul akan dibagikan oleh anak pertama Dedi, Maula Akbar Mulyadi Putra ke salah satu desa di Purwakarta.

Baca juga: Dirawat Pakai Hati, Dedi Mulyadi Tak Kuasa Tahan Tangis Melepas Sapi-sapi di Kandang untuk Kurban

Sapi Raksasa Dedi Mulyadi Bikin Kaget Warga, Sempat Robohkan Pagar Rumah Saat Mau Dikurbankan
Sapi Raksasa Dedi Mulyadi Bikin Kaget Warga, Sempat Robohkan Pagar Rumah Saat Mau Dikurbankan (dok.dedi mulyadi)

Saat berada di kandang tampak Si Gejul yang memiliki tubuh besar paling menonjol di antara lainnya. Selain berbadan besar, warna kulit yang hitam legam dengan muka berwarna putih membuat sapi tersebut terlihat sangar.

“Ini Si Gejul, si sapi raksasa,” ujar Dedi.

Sebelum dibawa ke RPH, Si Gejul diberi kesempatan untuk bertemu dengan Mang Andir yang tak lain sosok penjaga kandang Kang Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu untuk menenangkan Si Gejul, Dedi pun mengelus-elusnya agar tidak panik dan mengamuk. “Sing ridho, sing ridho nyak. Besok dibagikan ke orang yang butuh, kamu harus ridho,” ucap Dedi sambil mengelus Si Gejul.

Setelah beberapa saat Si Gejul pun dibawa keluar kandang oleh enam orang dewasa. Karena badannya yang besar Si Gejul kesulitan untuk melewatin undakan dan harus memutar jalan ke yang lebih landai.

Saat melangkah keluar kandang Si Gejul mulai bereaksi karena diduga kaget dengan sorot matahari. Bahkan Si Gejul sedikit berontak hingga nyaris menyerang orang yang menariknya keluar kandang.

“Si Raja Gejul keluar. Kalau raksasa begini lewat susah, berat,” ucap Dedi.

Sesampainya di mulut gang sapi tersebut tiba-tiba tak mau bergerak. Sejumlah cara dilakukan namun sapi tetap berada di tempat. Tiba-tiba sapi mulai beringas dengan bergerak tak karuan hingga menabrak pagar rumah warga.

Alhasil pagar besi tersebut roboh setelah ditabrak oleh Si Gejul.

Setelah sekian lama akhirnya Si Gejul bisa dibawa ke truk untuk selanjutnya menuju RPH. “Semoga selamat sampai tujuan dan bermanfaat bagi kemanusiaan,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Baca juga: Dedi Mulyadi Murka, Ibu Jualan hingga Malam di Trotoar, Uangnya Dipalak Anaknya Buat Mabuk-mabukan

Daging Kurban Dibungkus Daun Jati

Salah satu tradisi yang terus digaungkan oleh Kang Dedi Mulyadi adalah membagikan daging hewan kurban tanpa menggunakan plastik. Sejak lama Dedi memilih daun jati sebagai bungkus paket daging kurban.

Setelah dibungkus oleh daun jati, paket daging tersebut kemudian dimasukan ke keranjang bambu yang biasa digunakan oleh pedagang tahu sumedang.

Dengan menggunakan daun jati daging lebih aman dari bahaya plastik. Tak hanya itu penggunaan keranjang bambu juga membuat paket daging semakin estetik.

Dedi Mulyadi saat membagikan daging kurban yang dibungkus daun jati
Dedi Mulyadi saat membagikan daging kurban yang dibungkus daun jati (dok.dedi mulyadi)
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved