MotoGP

MotoGP, Dani Pedrosa Sarankan Marc Marquez Dekat dengan Orang-orang yang Terus Mendukung

Dani Pedrosa, Mantan pembalap MotoGP, mengungkapkan bagaimana menderitanya mengalami cedera seperti yang dirasakan Marc Marquez.

Dok. Honda
Pebalap dunia MotoGP, Marc Marquez memberikan kejutan dan menyampaikan semangat bagi para bikers Honda di Tanah Air melalui kehadirannya pada acara silahturahmi virtual Ngobrol Online Seputar Komunitas atau NGOPREK (12/8). 

TRIBUNJABAR.ID - Dani Pedrosa, Mantan pembalap MotoGP, mengungkapkan bagaimana menderitanya mengalami cedera seperti yang dirasakan Marc Marquez.

Marc Marquez mengumumkan menepi dari balapan sejak gelaran MotoGP Italia 2022.

Saat itu Marc Marquez harus mengambil cuti panjang karena menjalani operasi di lengan kanannya.

Situasi tentu sangat disayangkan mengingat Marquez adalah bintang besar di MotoGP era ini.

Baca juga: MotoGP 2022, Casey Stoner Sarankan Marc Marquez Harus Ganti Gaya Balapan

Selain itu, perginya Marc Marquez menambah masalah bagi Repsol Honda mengingat tahun ini mereka sedang terpuruk.

Praktis hanya Marquez yang bisa diharapkan Honda meramaikan persaingan perebutan podium.

Operasi yang dijalani Marquez ini membuat Honda harus kehilangan ujung tombaknya.

Namun, opsi ini memang harus dipilih jika ingin mengembalikan performa Marquez seperti saat menjadi juara dunia MotoGP.

Baca juga: MotoGP 2022, Honda Masih Tergantung kepada Marc Marquez, Harus Segera Dicari Solusi

Pasalnya, sejak mengalami cedera pertama pada 2020, Marquez seperti kehilangan sentuhannya.

Di sisi lain The Baby Alien juga tidak ingin jika performanya selalu mentok.

Menanggapi situasi tersebut, mantan rekan setimnya, Dani Pedrosa, merasa bahwa pilihan cuti panjang adalah langkah di luar rencana Marquez.

Sejatinya kondisi ini bukanlah situasi yang diharapkan Marquez dan Honda.

"Ini adalah proses yang tidak Anda inginkan terjadi pada siapa pun," ungkapnya dikutip dari Speedweek.

Proses penyembuhan Marquez terbilang cukup lama.

Sudah beberapa kali pembalap Spanyol itu telah menjalani operasi untuk menyembuhkan lengannya.

"Anda selalu ingin berhasil pada percobaan pertama, itulah yang terbaik untuk semua orang."

"Sayangnya, situasi tidak berjalan sesuai rencana untuk Marc."

"Tetapi, banyak juara telah melalui situasi seperti ini sebelumnya," imbuh Pedrosa.

Pedrosa menambahkan jika situasi ini terus berlangsung lama, maka akan berdampak buruk bagi mental Marquez.

Pedrosa yang pernah mengalami hal serupa mengatakan bisa saja kepercayaan diri Marc Marquez dalam membalap bakal berkurang.

"Jika situasi seperti ini berlangsung lama, kepercayaan diri Anda akan menurun," kata pria berusia 36 tahun itu.

“Anda menghabiskan lebih banyak waktu di rumah atau di rumah sakit menunggu jawaban dan bertanya-tanya apakah tubuh Anda akan kembali seperti semula."

"Itulah mengapa aspek mental sangat penting."

Oleh karena itu, Marquez membutuhkan hal-hal yang membuat mentalnya tetap positif.

Salah satunya dengan berada di lingkungan orang-orang yang terus mendukung kesembuhannya.

"Penting untuk memiliki orang yang tepat di sekitar untuk memperhatikan Anda."

Saat ini Marc Marquez diketahui telah selesai menjalani operasi.

Alberto Puig selaku bos Honda menyebutkan jika Marquez perlu waktu sekitar empat bulan untuk penyembuhan.

Dirumorkan Marquez masih sempat kembali berada di lintasan MotoGP pada balapan akhir tahun nanti.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved