Kecelakaan Maut di Pangandaran

Masih Ingat Kasus Moge Maut di Pangandaran? Dua Pengendaranya Divonis 4 Bulan Penjara

Dalam kecelakaan ini bocah kembar Hasan dan Husen meninggal dunia di lokasi kejadian.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Andri M Dani
Sidang di PN Ciamis Rabu (6/7/2022) sore mendengar amar putusan majelis hakim tentang perkara kasus kecelakaan yang melibatkan dua pengendara moge AP dan AW. Kedua pengendara moge tersebut divonis 4 bulan penjara dan denda Rp 12 juta terkait kasus kecelakaan maut yang mengakibatkan dua anak kembar meninggal dunia di Pangandaran. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Dua pengendara motor gede (moge), AW dan AP yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Banjarsari-Pangandaran dan menewaskan dua bocah kembar, Husen Firdaus (8) dan Hasan Firdaus (8), Sabtu (12/3/2022) menjalani sidang vonis.

Mereka divonis bersalah dan dihukum 4 bulan penjara serta denda Rp 12 juta pada sidang vonis di Pengadilan Negeri Ciamis, Rabu (6/7/2022).

Vonis majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni 6 bulan penjara dan denda Rp 12 juta sesuai ketentuan pasal 310 UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan.

Kedua terdakwa diganjar ketentuan pasal kelalaian saat berkendara yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

Sidang putusan perkara kasus moge tersebut berlangsung di ruang sidang utama PN Ciamis, mulai pukul 13.45 dengan majelis hakim yang diketuai Beny Sumarno SH dan hakim anggota Arpisol SH serta Rika Emilia SH. Dengan jaksa penuntut umum (JPU) Muhammad Andi Sofyan Sh, Adi Pramono SH dan kawan-kawan.

Kedua terdakwa, AP dan AW, disidang dalam pekara terpisah dengan majelis hakim dan JPU yang sama. 

Masing-masing sidang berlangsung selama sekitar setengah jam.

Atas vonis lebih ringan 2 bulan dari tuntutan jaksa tersebut, JPU masih pikir-pikir untuk mengambil langkah hukum selanjutnya.

Menurut Humas PN Ciamis, Indra Muharam SH kepada Tribun dan wartawan lainnya usai sidang di PN Ciamis, Rabu sore, adapun hal yang meringankan adalah pihak terdakwa dengan keluarga korban sudah islah (damai).   

Dengan vonis 4 bulan penjara (2 bulan lebih ringan tuntutan JPU) tersebut, menurut Indra Muharram tinggal potong tahanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved