Empat Kota di Jabar Kebagian Uji Coba Pembelian Pertalite dan Solar Menggunakan aplikasi MyPertamina

Empat kota di Jawa Barat kebagian uji coba pembelian Pertalite dan Solar bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem berbasis aplikasi MyPertamina.

Tribun Jabar / Firman Suryaman
Suasana di SPBU Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, tetap normal, Sabtu (2/3). Mulai 1 Juli, warga harus membeli pertalite dan solah menggunakan aplikasi MyPertamina. Ini merupakan uji coba Pertamina. (tribun jabar/firman suryaman) 

TRIBUNJABAR.ID - Empat kota di Jawa Barat kebagian uji coba pembelian Pertalite dan Solar bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem berbasis aplikasi MyPertamina.

Uji coba penggunaan aplikasi MyPertamina ini bakal berlaku mulai 1 Juli 2022.

Uji coba penggunaan aplikasi MyPertamina dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menjelaskan, dalam penyaluran BBM Subsidi, ada aturan baik dari sisi kuota atau jumlah maupun dari segmentasi penggunanya.

Baca juga: Dibuka Lowongan Kerja BUMN Baru di PT Pertamina Group untuk Lulusan SMA/SMK, Penempatan di Jakarta

Namun, yang saat ini masih terjadi, banyak konsumen yang tak berhak mengonsumsi Pertalite dan Solar.
Jika tidak diatur, besar potensi kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun tidak akan mencukupi.
Sistem di aplikasi MyPertamina akan membantu mencocokkan data pengguna.

Bagi pengguna yang sudah melakukan registrasi, baik kendaraan maupun identitas, akan mendapatkan notifikasi melalui e-mail.

Lalu, agar lebih memudahkan penggunaan sistem distribusi ini, pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukkan bahwa data telah cocok dan bisa membeli Solar atau Pertalite.

Baca juga: Kapan Beli BBM Bersubsidi Pakai MyPertamina Agar Tak Ada Pembelian Berulang? Begini Kata Pertamina

Namun demikian, kewajiban penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian Solar dan Pertalite dilakukan secara bertahap alias tidak serta-merta diterapkan di seluruh Indonesia.

Untuk tahap pertama atau per 1 Juli 2022, penerapan distribusi BBM terbaru ini akan diberlakukan di 11 daerah di lima provinsi. Baru setelahnya akan mulai diperluas ke daerah lainnya.

Dikutip dari laman https://subsiditepat.mypertamina.id/, berikut ini daftar 11 daerah kabupaten/kota yang diwajibkan menggunakan MyPertamina dalam pembelian BBM Solar dan Pertalite:

Kota Bukit Tinggi
Kabupaten Agam
Kabupaten Padang Panjang
Kabupaten Tanah Datar
Kota Banjarmasin
Kota Bandung
Kota Tasikmalaya
Kabupaten Ciamis
Kota Manado
Kota Yogyakarta
Kota Sukabumi

Pertamina mengimbau kepada masyarakat pengguna BBM Pertalite dan Solar sesuai kriteria di 11 daerah tersebut untuk segera melakukan pendaftaran secara online.

"Untuk kelancaran pendaftaran, kami mengimbau agar pendaftar adalah konsumen yang berada di wilayah implementasi tahap 1 atau yang sering bepergian ke lokasi tahap 1," tulis keterangan resmi Pertamina.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Daftar 11 Daerah yang Wajibkan Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina per 1 Juli", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/06/28/093115426/daftar-11-daerah-yang-wajibkan-beli-pertalite-dan-solar-pakai-mypertamina-per.

Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved