DPRD Sumedang Desak Segera Relokasi SDN Sukalerang 1, Rusak Terdampak Proyek Tol Cisumdawu 

Tembok bangunan sekolah itu rapuh dan retak, lantai pun mengalami retakan. Kondisi ini dinilai DPRD Sumedang tak layak. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Ketua Komisi III DPRD Sumedang, Mulya Suryadi, Selasa (28/6/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang mendesak semua pihak terkait untuk segera merelokasi SDN Sukalerang 1

SDN yang berada di Desa Cikole, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, tersebut bangunannya rusak nyaris 70 persen diduga akibat proyek tol Cisumdawu yang melintasinya. 

Tembok bangunan sekolah itu rapuh dan retak, lantai pun mengalami retakan. Kondisi ini dinilai DPRD Sumedang tak layak. 

Ketua Komisi III DPRD Sumedang, Mulya Suryadi, mengatakan kondisi itu jangan sampai merugikan masyarakat. 

"Bukan mau menghalangi proyek nasional, tapi jangan juga proyek itu mengorbankan kepentingan sosial," katanya, saat diwawancara di Sumedang, Selasa (28/6/2022). 

Dia mengatakan Dinas Pendidikan mau memperbaiki sekolah itu, tetapi perbaikan akan percuma jika sekolah itu belum dipindah lokasinya atau direlokasi. 

Baca juga: Bangunan Sekolah di Bandung Barat Roboh Setelah Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

Menurut informasi yang dihimpun TribunJabar.id, lahan sekolah itu sebagiannya telah dibebaskan oleh pemegang proyek Tol Cisumdawu melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) lahan. 

"Keselamatan dan kenyaman siswa menjadi taruhan karena lokasi sekolah itu sangat di pinggir Tol Cisumdawu," kata Mulya. 

Dia mendesak ada penyelesaian lahan oleh PPK lahan Cisumdawu. Saat ini memang sedang liburan sekolah, katanya, tapi sangat menyedihkan jikalau tahun ajaran baru siswa masih bersekolah di sekolah yang rusak.

"Atau imbasnya kepada orang tua menjadi enggak menyekolahkan anaknya ke sekolah itu," katanya. 

Dia akan berbicara dengan anggota lain Komisi III DPRD Sumedang untuk membuat jadwal pemanggilan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dan PPK lahan untuk musyawarah terkait hal ini. 

Selain mendasarkan musyawarah pada kondisi di lapangan, banyak orang tua murid yang telah menyampaikan keluhan. 

"Mungkin awal bulan depan kami jadwalkan panggil CKJT dan PPK lahan, warga sudah banyak mengeluh baik via telepon maupun menyampaikan langsung saat berjumpa," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved