Tempat Kos Berfasilitas Wifi Jadi Incaran Mahasiswa Baru, Untuk Kuliah Sekaligus Bermedsos dan Ini

Dimulainya tahun akademik 2022 di perguruan tinggi mendorong tempat kos dengan wifi di sekitar kampus sebagai tempat tinggal mahasiswa menjadi incaran

Tribun Jabar
ILUSTRASI suasana rumah kosan di Tamansari, Kota Bandung. Menjelang tahun akademik 2022, sejumlah tempat kos dengan fasilitas wifi menjadi incaran mahasiswa baru untuk keperluan kuliah, bermedsos dan bermain game. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dimulainya tahun akademik 2022 di berbagai perguruan tinggi di Tanah Air mendorong geliat bisnis properti berupa tempat kos atau kontrakan di sekitar kampus sebagai tempat tinggal mahasiswa.


Namun berbeda dengan tahun-tahun ajaran sebelumnya, kini fasilitas koneksi internet atau wifi di tempat kos atau kontrakan menjadi perhatian khusus para mahasiswa, seusai masa kuliah jarak jauh selama pandemi Covid-19.


Hal ini dialami sejumlah tempat kos di kawasan Jalan Cijagra, Kota Bandung.

Salah satu lokasi favorit kos mahasiswa sejumlah perguruan tinggi  seperti ISBI dan LPKIA ini pun mulai berbenah menyambut tahun akademik baru.


Pengelola salah satu tempat kos di Jalan Cijagra, Apong (40), mengatakan mulai banyak mahasiswa yang menanyakan kamar-kamar kos kosong untuk disewa.

Mereka, katanya, merasa cocok dengan kawasan Cijagra yang dekat kampus dan juga kawasan kuliner.

Baca juga: Tempat Kos Rasa Apartemen, Investasi Menarik ala Wangsa Rajasa di Jatinangor Sumedang

"Tapi sekarang semuanya bertanya apakah ada fasilitas wifi atau tidak. Kami sendiri tidak menyediakannya khusus, tapi banyak juga anak kos yang pasang mandiri," kata Apong, Kamis (23/6).


Ia mengatakan kini memang semakin banyak tempat kos yang menyediakan fasilitas wifi untuk kepentingan penghuninya. Hal ini dibutuhkan mahasiswa di tengah kondisi pandemi yang belum usai dan selalu ada kemungkinan untuk pelaksanaan kuliah jarak jauh.


Pengelola tempat kos di kawasan Lodaya, Anto (30), mengatakan hal serupa. Ia mengatakan kini mahasiswa tidak terlalu mementingkan fasilitas di kamarnya, kecuali koneksi internet.


"Mereka ingin dapat kamar yang jaringan internetnya bagus, minimal. Mereka juga bersedia urunan wifi, bisa untuk seorang Rp 100 ribu sebulan," katanya.


Ia mengatakan wifi menjadi fasilitas penting di kosan sejak beberapa tahun terakhir.

Bukan hanya untuk kuliah, penghuni pun membutuhkan wifi untuk bermain game atau bermedia sosial.


"Semoga saja tidak ada kuliah jarak jauh lagi, supaya kosan penuh lagi. Tidak apa di mix juga, asalkan tetap ada belajar langsung di kampusnya," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved