Bikin Onar di Dua Lokasi Polres Ciamis Bekuk 10 Anggota Geng Motor, Semuanya Masih di Bawah 17 Tahun

Dari Operasi Libas yang digelar Tim Satreskrim Polres Ciamis berhasil diamankan 10 orang anggota geng motor. Mereka berasal dari Tasikmalaya, hanya

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/ANDRI M DANI
Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro (kedua dari kanan) memperlihatan barang bukti yang digunakan anggota geng motor yang melakukan perusakan dan penganiyaan di dua lokasi di Ciamis, Rabu (15/6/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Selama dua bulan terakhir, setidaknya terjadi keonaran berupa perusakan dan penganiayaan di Ciamis yang diduga melibatkan anggota geng motor.

Yakni perusakan gerobak/jongko tempat jualan nasi kuning di jalan raya Ciamis-Tasikmalaya di Margaluyu Cikoneng dan pemukulan  di persimpangan Graha Jalan Rumah Sakit Ciamis sehingga korban terpaksa dirawat di rumah sakit dengan luka jahitan. Kedua kejadian tersebut berlangsung pada dinihari.

Dari Operasi Libas yang digelar Tim Satreskrim Polres Ciamis berhasil diamankan 10 orang anggota geng motor. Mereka berasal dari Tasikmalaya, hanya seorang asal Ciamis.

Ke-10 anak yang berhadapan dengan hukum tersebut, terencana dan sengaja datang ke Ciamis untuk melakukan perusakan dan penganiyaan. Dengan lokasi 1 (perusakan warung nasi kuning) melibatkan 8 pelaku dan penganiyaaan pejalan kaki di Simpang Graha melibatkan 4 pelaku. Dan ada 2 pelaku yang terlibat di dua lokasi kejadian tersebut. Total di dua lokasi kejadian ada 10 pelaku.

“Ke-10  orang pelaku, anggota geng motor yang meresahkan warga tersebut sudah berhasil kami amankan. Mereka kami tangkap, semuanya adalah anak yang berhadapan dengan hukum. Mereka melakukan tindak pidana penganiyaan dan pengrusakan di wilayah Ciamis,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro SH S.IK MT kepada Tribun dan wartawan lainnya pada ekspose (konferensi pers) di Aula Pesat Gatra Mapolres Ciamis Rabu (15/6) siang. 

Pada kesempatan tersebut AKBP Tony Prasetyo didampingi Wakapolres Ciamis Kompol Apri Rahman SE, Kasatreskrim AKP Muhammad Firmansyah SH dan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena NEB.

Aksi geng motor yang melibatkan 10 anak bawah umur usia sekitar 14 tahun sampai 17 tahun tersebut menurut  AKBP Tony Prasetyo berlangsung di dua lokasi berbeda dengan waktu yang berbeda pula.

Kejadian di Persimpangan Graha Jl Rumah Sakit , dua anak di bawah umur mengalami luka-luka akibat penganiyaan oleh pelaku. Seorang korban  mendapat perawatan intensif karena mengalami luka di bagian rahang. Kejadian tersebut terjadi akhir April lalu.

Sedangkan di wilayah Cikoneng, sisi jalan raya Ciamis-Tasikmalaya di Margaluyu Cikoneng terjadi aksi perusakan roda atau gerobak tempat berjualan nasi kuning dan sebuah sepeda motor pada bulan Mei.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved