Sabtu, 25 April 2026

Jaga Stok Tersedia di PMI, Wali Kota Bandung Ajak Warga Donor Darah

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengajak warga Kota Bandung untuk ikut donor darah untuk menjaga ketersediaan stok di PMI

Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana juga turut berpartisipasi dengan mendonorkan darahnya kegiatan Hari Donor Darah Sedunia pada Selasa, 14 Juni 2022.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Bandung memiliki potensi pendonor sukarela yang termasuk tinggi yakni 82.784 orang. Melihat potensi ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung optimis bisa mencapai target 400 labu darah dalam kegiatan Hari Donor Darah Sedunia, pada Selasa, 14 Juni 2022. 

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana juga turut berpartisipasi dengan mendonorkan darahnya.

“Dengan donor, selain sehat, bisa menyelamatkan orang lain. Antusias masyarakat dalam kegiatan ini luar biasa. Pendonor sukarela di Kota Bandung ini sekitar 82.784 orang, ini potensi yang sangat bagus,” ujar Yana selepas donor darah.

Baca juga: Donor Darah Digelar Rupbasan Indramayu di Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58, Jamin Simpanan Stok Darah

Bahkan, Yana menceritakan, ada salah satu pendonor yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 200 kali.

“Dari usia 17 tahun ibu tadi donor darah, terhitung sudah lebih dari 200 kali. Tidak terhitung berapa banyak orang yang terbantu dari darah ibu tersebut,” ujarnya.

Atikah, perempuan paruh baya ini sudah mendonorkan darahnya sejak usia 17 tahun.

Bermula dari ajakan sang paman untuk ikut donor darah di kampus Institut Teknologi Bandung. 

Baca juga: Terima Donor Darah dari Babinsa, Hidup Melani Gadis Sumedang Penderita Talasemia Berlanjut

Setelah itu, ia rutin donor darah ke PMI sampai sekarang di usia 54 tahun.

“Saya tiap 2,5 bulan rutin donor darah. Saya ingin donor darah karena tidak bisa sumbang uang. Jadi, saya pikir bisa menolong orang dengan darah saya,” ujar Atikah.

Sementara itu, Kepala Humas PMI Kota Bandung, Budi Wandina memaparkan, kondisi siklus donor darah saat ini di Kota Bandung sudah mulai meningkat kembali pascaidulfitri.

Bahkan, pada gebyar donor darah 7 Juni silam, jumlah labu darah dari pendonor mencapai 1.000 labu.

“Pas pandemi jumlahnya itu turun 50 persen. Sekarang,rata-rata di atas 400 labu, malah sempat waktu itu ada gebyar sampai 1.000 saat 7 Juni lalu,” kata Budi.

Baca juga: Meriahkan HUT Kota Sukabumi, Kompas Gramedia Group Gelar Donor Darah di Hotel Santika Sukabumi

Terkait pendonor rhesus negatif, menurut Budi , total keseluruhan warga yang terdata memiliki darah langka ini berjumlah 25.000-an di Kota Bandung.

Namun, yang aktif mendonorkan hanya beberapa puluh orang.

“Karena ini darah langka, jadi memang untuk donornya sendiri by request. Khawatirnya, dia mendonor saat sedang tidak ada yang membutuhkan, sehingga kita batasi pendonornya,”katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved