Jumat, 17 April 2026

Lakukan Skrining Kesehatan kini Makin Mudah Melalui Aplikasi JKN Mobile

BPJS Kesehatan Cabang Bandung menggelar kegiatan skrining kesehatan dengan jurnalis dari media cetak, elektronik dan daring di Ciumbuleuit (08/06)

BPJS Kesehatan Cabang Bandung menggelar kegiatan skrining kesehatan dengan jurnalis dari media cetak, elektronik dan daring di Ciumbuleuit (08/06) 

TRIBUNJABAR ID, BANDUNG- Suasana berbeda nampak terlihat di kawasan Kiputih, Ciumbuleuit Kota Bandung, Rabu (08/06/2022). Ini terjadi karena jurnalis Kota Bandung ramai-ramai melakukan skrining kesehatan sebagai bagian dari pola menjaga kesehatan tubuh di tengah sibuknya melakukan tugas jurnalistik sehari-hari.

Skrining kesehatan awak media Kota Bandung ini dilakukan oleh BPJS Kesehatan Kota Bandung yang sudah siap menyapa para jurnalis sejak pagi.

BPJS Kesehatan Kota Bandung melakukan kegiatan skrining kesehatan guna mempererat sinergitas dengan media. Untuk itulah, BPJS Kesehatan Cabang Bandung menggelar kegiatan bersama dengan jurnalis dari media cetak, elektronik dan daring.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Muhammad Fakhriza, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi upaya BPJS Kesehatan untuk menyampaikan informasi-informasi secara akurat dan benar sehingga dapat menepis pemberitaan-pemberitaan yang tidak dapat dipertangungkjawabkan atauhoaks. Untuk itu pihaknya terus berupaya untuk bersinergi dengan berbagai mitra kerja untuk bersama-sama dalam memaksimalkan program JKN. Fakhriza menilai bahwa media memiliki pengaruh yang besar terhadap penyebaran informasi di kalangan masyarakat.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk menyampaikan informasi terkini mengenai program JKN, seperti update tentang kepesertaan di Kota Bandung saat ini, regulasi program JKN, serta kemudahan akses layanan melalui berbagai inovasi digital dan simplifikasi," tutur Fakhriza.

Fakhriza menyebutkan bahwa saat ini salah satu program yang sedang gencar disosialisasikan adalah tentang program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB).

"Program REHAB ini memberikan keringanan dan kemudahan bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang memiliki tunggakan
untuk dapat melakukan pembayaran iuran secara bertahap," katanya.

Untuk itu, peserta yang memiliki tunggakan lebih dari tiga bulan dan maksimal 24 bulan, dapat mendaftar program REHAB melalui aplikasi Mobile JKN dan/atau BPJS Kesehatan Care Center 165 dengan maksimal periode tahapan pembayaran selama 1 siklus program adalah 12 bulan. Status kepesertaan akan kembali aktif setelah seluruh tunggakan dan iuran bulan berjalan lunas dibayarkan.

Sedangkan terkait ajakan terhadap awak media untuk bersama-sama melakukan skrining riwayat kesehatan lewat aplikasi Mobile JKN, ini dilakukan agar peserta JKN dapat mengetahui potensi risiko terhadap empat penyakit yaitu diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik dan jantung coroner.

"Semakin dini mengetahui kondisi kesehatan, maka semakin cepat upaya pengelolaan risiko sehingga jumlah penderita penyakit kronis dapat menurun," katanya.

Sebagai informasi, per 1 Juni 2022 jumlah peserta JKN Kota Bandung sebanyak 2.476.184 jiwa atau 97,96 persen dari total penduduk. Untuk fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Bandung sudah bekerja sama dengan 208 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari 80 Puskesmas, 102 Klinik Pratama, 12 Dokter Praktek Perorangan (DPP), 12 Klinik TNI/Polri, dan 2 Dokter Gigi.

Sedangkan untuk Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), telah bekerja sama dengan 31 Rumah Sakit, 13 Klinik Utama, 2 Apotek dan 7 Optik. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved