Markas Kelompok Khilafatul Muslimin di Cimahi Sepi Setelah Abdul Qodir Hasan Baraja Ditangkap Polisi
Bahkan, papan nama bertulisan 'Khilafatul Muslimin Wilayah Priangan' yang dulunya terpasang di depan musola tersebut, kini sudah hilang
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Markas kelompok Khilafatul Muslimin yang ada di Jalan Sadarmanah, Gang Unjani nomor 33 B, RT 05/06, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi tampak sepi setelah pucuk pimpinannya, Abdul Qodir Hasan Baraja ditangkap polisi.
Pantauan Tribun Jabar, pada Rabu (8/6/2022), markas yang merupakan sebuah musala kecil yang didominasi cat warna putih dan hijau itu terkunci rapat dan terpantau tidak digunakan untuk shalat berjamaah layaknya masjid ataupun mushola yang lainnya.
Bahkan, papan nama bertulisan 'Khilafatul Muslimin Wilayah Priangan' yang dulunya terpasang di depan musola tersebut, kini sudah hilang karena telah dicabut oleh penanggungjawabnya.
"Kalau sekarang aktivitasnya (pengajian) sudah enggak ada," ujar Ketua RW 06 Asep Saefudin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (8/6/2022).
Meski sudah tidak aktivitas apapun, kata Asep, tetapi penanggungjawab kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Cimahi masih ada.
"Kalau penanggungjawabnya masih ada," katanya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kesbangpol Kota Cimahi, Mardi Santoso mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bahwa aktivitas kelompok ini di Kota Cimahi hanya berupa pengajian.
"Kurang lebih (aktivitas Khilafatul Muslimin) sudah 2-3 tahun, itu berdasarkan informasi yang sudah kami terima," ujarnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Terkaitnya munculnya, kelompok Khilafatul Muslimin di Kita Cimahi ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan dia berpesan kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kondusifitas.
"NKRI itu sudah harga mati. Mudah mudahan kita tetap bisa menjaga kekondusifan kota ini," kata Mardi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/markas-khilafatul-muslimin-priangan.jpg)