Selasa, 14 April 2026

Dapur Rumah Warga Garut 'Lenyap' Disedot Lubang Besar, Dikhawatirkan Rumah Juga Bakal Disedot

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Lewo Wetan, Desa Lewo Baru, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Rabu (8/6/2022).

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Ravianto
sidqi al ghifari/tribun jabar
Bagian dapur bangunan rumah semi permanen milik Juhandi warga Kampung Lewo Wetan, Desa Lewo Baru, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut tiba-tiba ambruk 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Bagian dapur sebuah rumah di Garut tiba-tiba lenyap ditelan bumi.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Lewo Wetan, Desa Lewo Baru, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Rabu (8/6/2022).

Ketua RW Kampung Lewo Wetan, Nova Wylian mengatakan rumah semi permanen tersebut bahkan sampai ambruk setelah lubang besar itu muncul.

"Ini kalo dilihat bukan pergerakan tanah ya, tapi semacam ada lubang menganga di bawah, cukup besar," ujarnya kepada Tribunjabar.id.

Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan peninjauan ke kampung tersebut karena dikhawatirkan adanya runtuhan tanah susulan.

Ia menuturkan tidak ada korban dalam ambruknya rumah itu namun kerugian mencapai belasan juta rupiah.

"Pas malam sebelum kejadian pemilik rumah itu sempat ke air, dia kaget pas lihat ada retakan, beruntungnya pas keluar itu bangunan runtuh," ucapnya.

Ia menjelaskan saat ini warga sekitar sudah bergotong royong menutup lubang tersebut, namun retakan-retakan masih terlihat dan dikhawatirkan merambat ke bangunan lain.

"Kalo dilihat ini ada potensi menyebar ke bangunan lain di sekitar lokasi, terlihat ada retakan-retakan," ucapnya.

Nova menyebut pihaknya telah berulang kali meminta bantuan ke pemerintah desa namun hingga kini belum ada respon apapun.

"Sudah bosen, dari dulu terus menerus minta bantuan tapi tidak ada respon," ucapnya.

Kasi Trantib Kecamatan Malangbong, Yudi mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan ke lokasi kejadian.

Ia menyebut peristiwa ambruknya sebagian rumah milik Juhandi tersebut mengalami kerugian belasan juta rupiah.

"Kami sudah menindaklanjuti hasil laporan masyarakat, ini ambruknya sebagian rumah warga, kerugian taksiran Rp. 15 sampai Rp.20 juta," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved