Dua Begal Beraksi di Kota Cirebon, Ditangkap Polisi Saat Mengejar Targetnya, Bawa Celurit

Polisi menangkap dua begal MB (20) dan ER (16) saat hendak beraksi di Jalan Kalijaga, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Giri
Barang bukti yang disita dari dua begal telah diamankan di Mapolsek Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (6/6/2022). (DOK. HUMAS POLRES CIREBON KOTA)   

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polisi menangkap dua begal MB (20) dan ER (16) saat hendak beraksi di Jalan Kalijaga, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Saat itu, anggota Polsek Lemahwungkuk yang tengah berpatroli memergoki mereka sehingga langsung menciduk untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolsek Lemahwungkuk, Iptu Wawan Hermawan, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Kamis (2/6/2022) malam kira-kira pukul 21.30 WIB.

Kala itu, menurut dia, kedua tersangka berboncengan mengendarai sepeda motor tengah mengejar korban yang juga mengendarai sepeda motor.

"Ketika anggota kami yang sedang berpatroli melihat MB dan ER mengejar korban, sehingga langsung menangkap," ujar Wawan Hermawan saat ditemui di Mapolsek Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (6/6/2022).

Dia mengatakan, dua begal itu mengejar korban sambil mengacungkan celurit.

Baca juga: Jualan Nasi Bakar di Pinggir Jalan, Mantan Member JKT48 Ungkap Omzet Tiap Hari, Sempat Malu

Kedua begal itu sempat kabur saat melihat petugas mengejarnya.

Setelah dikejar hingga ke permukiman warga, petugas patroli akhirnya berhasil meringkus MB dan ER di wilayah Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

"Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua tersangka, di antaranya dua celurit, alat pemukul, sepeda motor, dan lainnya," kata Wawan Hermawan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, MB dan ER juga mengakui telah berniat membegal setelah berkeliling di jalanan Kota Udang untuk mencari mangsa.

Baca juga: Cetak Gol untuk Portugal, Cristiano Ronaldo Bikin Perempuan di Tribune Ini Menangis Haru

Bahkan, keduanya telah berniat untuk melakukan tindak kriminal sehingga telah mempersiapkan diri membawa celurit dan alat pemukul untuk mengancam korban yang ditemuinya.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 juncto Pasal 63 KUHP dan atau UU Nomor 12 Tahun 1951 serta diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara," ujar Wawan Hermawan. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved