Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Parakanmuncang Sumedang Naik Tinggi, Cengek Sampai Rp 100 Ribu
Harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Parakanmuncang di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, naik tinggi menjelang Iduladha.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Parakanmuncang di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, naik tinggi menjelang Iduladha.
Menurut pantauan TribunJabar.id, Minggu (5/6/2022) siang, harga cabai rawit merah merupakan yang paling mahal dan tinggi kenaikannya dari harga sebelumnya.
Di jongko milik Euis Rohaeni (24), cabai rawit itu dijual Rp 90 ribu per kilogram. Harga sebelumnya Rp 60 ribu.
Di jongko lainnya yang tak jauh dari jongko Euis, cabai yang sama dijual Rp 100 ribu dari sebelumnya Rp 60 ribu.
"Ya, banyak yang naik harga-harganya. Yang paling tinggi harganya cengek (cabai rawit merah)," kata Euis di jongkonya.
Selain cabai rawit, bawang merah juga bernasib sama.
Sebelumnya, bawang merah dijual Rp 28 ribu per kilogram, kini harganya Rp 36 ribu per kilogram.
Cabai merah juga naikmenjadi Rp70 ribu dari harga sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram.
Namun, meski tampak ada kenaikan tinggi di beberapa jenis sayuran itu, ada pula yang kenaikannya tipis, berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram.
Di antaranya kol.
Sayuran ini harganya kini Rp10 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 5 ribu.
Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Indramayu, Libatkan Tiga Kendaraan Besar, 2 Meninggal
Kenaikan harga yang tipis juga pada cabai hijau.
Kenaikannya Rp 10ribu, dari harga dasar Rp 20 ribu per kilogram.
"Kenaikan ini sudah terjadi tiga hari ke belakang," kata Euis.