Kesehatan

Waspadai Cacar Monyet, Simak Pedoman Lengkap dari Kemenkes

Kemenkes meminta seluruh jajaran kesehatan dari pusat hingga daerah untuk mewaspadai penyakit tersebut.

Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Hermawan Aksan
via kompas.com
Ilustrasi penyakit cacar monyet 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit meminta semua jajaran kesehatan mewaspadai penyakit cacar monyet atau monkeypox.

Kemenkes memberikan imbauan sejumlah hal yang harus dilaksanakan guna mencegah penularan penyakit tersebut.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor HK.02.02/C/2752/2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit monkeypox di Negara non Endemis.

Dilansir dari laman Kemenkes, monkeypox adalah penyakit virus zoonosis (virus ditularkan dari hewan ke manusia) yang dapat sembuh sendiri.

Penyakit itu disebabkan oleh virus monkeypox (anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae) yang umumnya terjadi di Afrika Tengah dan Afrika Barat.

Dilansir Kompas.com, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, penyakit ini dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung 2-4 minggu, tapi bisa berkembang menjadi berat dan bahkan kematian (tingkat kematian 3-6 persen).

Baca juga: Mengenal Infeksi Cacar Monyet, Sudah Menyebar di Sejumlah negara, Apa Ciri-cirinya?

"Penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan orang ataupun hewan yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut," katanya.

Sejak 13 Mei 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menerima laporan kasus-kasus Monkeypox yang berasal dari negara non endemis, dan saat ini telah meluas ke 3 regional WHO yaitu regional Eropa, Amerika dan Western Pacific.

Kemenkes meminta seluruh jajaran kesehatan dari pusat hingga daerah untuk mewaspadai penyakit tersebut. Sejumlah imbauan yang dapat dilakukan antara lain:

Dinas kesehatan provinsi hingga kabupaten/kota:

Halaman
123
Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved