Rabu, 6 Mei 2026

Mi Instan Terkenal dari Indonesia Ini Ditemukan Tentara Rusia di Bekas Markas Pasukan Ukraina

Bungkus Indomie yang ditemukan tentara Rusia itu adalah Indomie goreng rasa mi goreng pedas dengan tanggal kedaluwarsa 5 Agustus 2022.

Tayang:
(Photo by Handout / Russian Defence Ministry / AFP)
Tangkapan layar ini diperoleh dari video selebaran yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada 17 Mei 2022, menunjukkan anggota layanan Ukraina saat mereka digeledah oleh personel militer pro-Rusia setelah meninggalkan pabrik baja Azovstal yang terkepung di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina. (Photo by Handout / Russian Defence Ministry / AFP) (AFP/HANDOUT) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tentara Rusia menemukan banyak sampah sisa-sisa produk makanan merek asing saat menyisir salah satu lokasi invasi mereka di Ukraina.

Sisa-sisa sampah makanan produk asing tersebut salah satunya mi instan asal Idonesia.

Hal tersebut ditemukan pasukan Rusia saat menyisir Desa Troitskoye, Ukraina.

Dilansir dari media lokal Rusia, Ria Novosti, Minggu (29/5/2022) sisa-sisa perbekalan asing itu ditemukan di bekas markas besar pasukan Ukraina di Desa Troitskoye yang dekat Kota Popasnaya.

Baca juga: Presiden Rusia Vladimir Putin Diduga Sudah Meninggal Dunia, Lalu Siapa yang Muncul ke Publik?

Lokasi itu tadinya dikuasai oleh para pejuang Republik Rakyat Lugansk.

Ria Novosti melaporkan banyak paket makanan kosong dan kotak yang tidak tersentuh dilemparkan ke gedung. Semuanya buatan luar negeri.

Namun satu yang menarik perhatian adalah bungkus Indomie, mi instan merek yang dikenal sebagai produk buatan Indonesia.

Bungkus Indomie yang ditemukan tentara Rusia itu adalah Indomie goreng rasa mi goreng pedas dengan tanggal kedaluwarsa 5 Agustus 2022.

"Banyak bungkus makanan kosong dan bungkus-bungkus serta kardus yang belum disentuh berserakan di gedung itu. Semua ini dibuat asing, Anda tidak bisa membeli barang-barang seperti itu di Ukraina: makanan kering dan keripik Amerika, muesli Britania, bar sereal, waffle, mi instan, dan gula dari negara-negara lain. Terdapat juga berkotak-kotak rokok dan tas (merk) Duty Free," demikian tulis Ria Novosti berdasarkan reportase di Troitske.

Indomie adalah merek mi instan yang diproduksi oleh Indofood CBP, anak perusahaan Indofood di Indonesia.

Baca juga: Intelejen Inggris M16 Sesumbar Sebut Presiden Rusia Vladimir Putin Sudah Mati

Indofood merupakan produsen mi instan terbesar di dunia, dengan 16 pabrik, 15 miliar paket Indomie diproduksi setiap tahun.

Selain dijual di tanah air, Indomie juga diekspor ke lebih dari 60 negara di dunia.

Pasar ekspor utama Indofood termasuk Timor Leste, Australia, Papua Nugini, Arab Saudi, Taiwan, dan negara-negara lain di Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia.

Di luar pabrik utamanya di Indonesia, Indomie juga telah diproduksi di Nigeria sejak 1995, di mana produk tersebut merupakan merek yang populer.

ndofood memiliki pabrik pembuatan mi instan terbesar di Afrika.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved