Kuliah Tatap Muka Penuh, UMBandung Aktifkan Poliklinik Kampus, Ada Kuliah Malam dan Kelas Balkon

Beragam persiapan dilakukan perguruan tinggi menjelang kuliah tatap muka penuh, September nanti. Ada banyak hal yang berbeda. Kuliah lebih gembira.

Editor: Arief Permadi
DOKUMENTASI UMBANDUNG
Rektor UMBandung Prof Dr Herry Suhardiyanto MSi IPU 

BANDUNG, TRIBUN - Beragam persiapan dilakukan perguruan tinggi menjelang kuliah luring (tatap muka) secara penuh mulai tahun ajaran baru 2022/2023, September nanti.

Keputusan kuliah luring secara penuh ini diambil seiring terus melandainya kasus harian Covid-19 di Tanah Air.

“Ada 43 ruangan untuk mahasiswa yang nanti akan masuk semester 3, 5, dan 6," ujar Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung ( UMBandung ), Prof Dr Herry Suhardiyanto MSi IPU, dalam keterangan persnya yang diterima Tribun, Sabtu (21/5/2022).

Perkuliahan tatap muka secara penuh, ujar Herry, juga berlaku untuk mahasiswa baru.

“Namun, sampai saat ini masih kita hitung jumlah mahasiswanya untuk semua prodi. Kalau ternyata kurang, tentu kita tambah ruangnya,” ujarnya.

Herry mengatakan, perkuliahan tatap muka ini harus mulai mereka persiapan, untuk menjaga mutu pendidikan.

“Bukan berarti kuliah online tidak bagus, cuma kurang maksimal. Transfer ilmu pengetahuan akan efektif dengan kuliah tatap muka,” terangnya.

Wakil Rektor UMBandung, I Dr Hendar Riyadi MAg, mengatakan perkuliahan luring nanti rencananya akan dilaksanakan dari pagi hingga malam.

“Ada 1.020 mata kuliah, lalu dibagi 43 kelas. Jadwal kuliahnya dari pukul 07.00 sampai 19.00, bahkan pukul 21.00 WIB,” kata Hendar.

Untuk mensiasati agar perkuliahan tak sampai malam, tambah alumnus UIN Sunan Gunung Djati tersebut, akan disiapkan ruangan lain.

“Nanti ada kelas tenda, balkon, atau kuliahnya di halaman, di ruang terbuka, yang kira-kira bikin suasana jadi cair,” imbuh Hendar.

Hal itu, tegas Hendar, dilakukan bukan karena UM Bandung kekurangan ruang kelas, tapi agar susana perkuliahan tidak membosankan. "Ini biasa dilakukan di kampus-kampus Amerika," cetusnya.

Poliklinik
Selain menyiapkan jadwal dan ruangan kelas untuk menyambut perkuliahan luring atau tatap muka, Poliklinik UM Bandung pun kembali diaktifkan. Balai kesehatan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi bila ada sivitas UM Bandung yang sakit mendadak.

Apalagi, saat perkuliahan luring mulai aktif, tentu kampus di bawah naungan Muhammadiyah ini hampir bisa dipastikan akan ramai, sedangkan virus korona belum benar-benar pergi.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved