Rabu, 8 April 2026

Ada Hepatitis Misterius, Disdik Sumedang Tunggu Saran Dinkes, PTM SD Tetap 100 Persen

Dinas Pendidikan Sumedang menunggu arahan dari Dinas Kesehatan mengenai sekolah di tengah hepatitis misterius.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Kiki Andriana
Kepala Dinas Pendidikan Sumedang Agus Wahidin saat memberikan keterangan kepada Tribun Jabar.id di Sumedang, Jumat (20/8/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang masih menunggu saran dari Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk langkah pencegahan hepatitis misterius

Penyakit itu menyerang anak-anak dan remaja, dan kini di Indonesia telah ditemukan 15 orang terserang penyakit tersebut. 

Namun, meski masih dalam tahap menunggu, Dinkes Sumedang tetap melakukan pencegahan sebagaimana protokol kesehatan Covid-19 diterapkan. 

"Sesuai pesan dari Kemendikbudristek, bahwa langkah-langkah penanganan harus dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan setempat," kata Agus Wahidin, Kadisdik Sumedang, Jumat (13/5/2022) di Sumedang

Menurut Agus, saat ini Dinkes Sumedang juga tengah berkoordinasi dengan Dinkes Jawa Barat.

Sebabnya, pencegahan dan penanganan hepatitis misterius ini tidak bisa parsial.

Melainkan mesti secara nasional, atau katanya, paling tidak setingkat Jawa Barat sama.  

"Itu, kan, belum ada bagaimana tatacara pencegahannya, karena hepatitis ini masih misterius, tidak seperti yang sudah diketahui, hepatitis jenis A sampai jenis E," katanya. 

Meski merebak hepatitis misterius, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sumedang masih 100 persen untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), dan 65 persen untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Untuk SMP, yang masuk sekolah hanya kelas 7 dan 8. Kelas 9 SMP telah melaksanakan ujian sehingga para siswa ke sekolah hanya untuk membereskan urusan administrasi. 

"Sampai hari ini Kemendikbudristek belum menyatakan mengembalikan para siswa untuk kembali belajar di rumah atau BDR, belum sampai ke sana," kata Agus. 

Di Sumedang sendiri, PTM 100 persen karena pertimbangan bahwa PPKM di Sumedang sudah level 2, dan dengan demikian boleh menggelar PTM 100 persen. 

"Soal hepatitis sendiri, belum ada temuan di Sumedang, dan semoga tidak ada. Soal pencegahan, pokoknya, Disdik idem dengan Dinkes," ucapnya.

Baca juga: Cegah Sebaran Hepatitis Misterius di Kabupaten Sukabumi, Sekda Minta Dinkes Lakukan Hal Ini

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved