Minggu, 17 Mei 2026

TERUNGKAP Vila di Citengah Sumedang yang Digaris Polisi Milik Mantan Pejabat dan Istri Pejabat Aktif

Namun, Kapolres tidak menyebutkan nama-nama sang pemilik itu karena persoalan ini masih di dalam tahap penyelidikan.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Foto udara area vila di Desa Citengah, Sumedang Selatan yang telah digaris polisi. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polres Sumedang terus menelaah kemungkinan-kemungkinan pidana yang terjadi berkaitan banjir bandang di Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

Perkembangan terkini adalah polisi telah mengungkap siapa pemilik vila di Citengah yang sebelumnya telah digaris polisi.

Dua vila di sekitar kantor Pemerintah Desa Citengah itu digaris polisi karena diduga sebagai lokasi wisatawan asal Indramayu yang tergelincir hingga hanyut dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca juga: Polisi Panggil Saksi Ahli Soal Banjir Bandang Citengah Sumedang, Bisa Naik Status ke Penyidikan

"Sudah (diketahui). Yang satu milik mantan pejabat di Pemkab Sumedang dan satunya lagi milik istri pejabat (aktif) di Pemkab Sumedang," kata Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat dihubungi TribunJanbar.id via telepon, Rabu (11/5/2022).

Namun, Kapolres tidak menyebutkan nama-nama sang pemilik itu karena persoalan ini masih di dalam tahap penyelidikan.

Dia mengatakan bahwa saat ini penyelidikan masih terus dilakukan. Di antaranya, penyelidikan mengarah pada naik status menjadi penyidikan, sebab ada keyakinan terhadap bukti permulaan.

Kapolres mengatakan peningkatan status ke penyidikan mungkin akan dilakukan pekan ini.

Dugaan sementara, di lokasi dua vila berdiri, terdapat perubahan sungai dan pendangkalan sungai yang terjadi tidak alami.

Baca juga: Banjir Bandang di Citengah versi Pemkab Sumedang, Ada Longsor Menutup Dua Sungai

"Kami fokus terhadap pengumpulan keterangan saksi ahli, yang keterangannya sangat diperlukan untuk menjawab polemik musabab bencana itu," kata Kapolres.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved