KAMPUNG UNIK di Sumenep, Warganya Tidur Beralaskan Pasir, Ternyata Bukan Pasir Biasa, Ini Alasannya
Ini dia kampung unik dimana warganya tidur di atas pasir, sesuatu yang tidak lazim dilakukan.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ini dia kampung unik dimana warganya tidur di atas pasir, sesuatu yang tidak lazim dilakukan.
Lokasi kampung unik ini berada di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-batang, Sumenep, Jawa Timur.
Jika Anda sedang menghabiskan waktu libur Lebaran di daerah Jawa Timur, kampung unik ini bisa jadi salah satu destinasi wisata Anda.
Dikutip dari TribunSolo.com, ternyata tradisi di kampung unik Sumenep ini sudah berlangsung lama.
Baca juga: KISAH Unik Jebolan Akademi Persib: Bercita-cita Jadi Kiper, Lalu Diminta Jadi Striker, Kini Bek
Bahkan tradisi tidur di atas pasir itu sudah menjadi ikon tersendiri di Desa Legung.
Saking ikoniknya, kampung unik ini juga disebut dengan "Kampung Pasir".
Namun bukan tanpa alasan mengapa warga Sumenep memilih untuk tidur di atas pasir.
Dilansir dari Kompas.com, warga Sumenep percaya, tidur di atas pasir merupakan warisan budaya leluhur.
Tidak hanya itu, tidur di atas pasir juga diyakini sebagai terapi kesehatan untuk menghindari berbagai macam penyakit.
Masih dari Kompas.com, salah satu warga di Sumenep bernama Ida menceritakan pengalaman uniknya ketika melahirkan.
Saat melahirkan anak pertamanya, ia merasa sangat tersiksa hingga badannya pegal-pegal dan lemas.
Baca juga: Objek Wisata Lembang Mulai Kembali Bergeliat, Floating Market Diserbu 15 Ribu Pengunjung
Saking merasa kesulitannya, Ida sampai merasa trauma.
Namun selang beberapa tahun ketika ia kembali hamil, ia disarankan oleh banyak orang untuk melahirkan di atas pasir.
Ida melahirkan di atas pasir dengan bantuan dukun yang biasa membantu perempuan melahirkan.
Bukan pasir biasa, Ida juga mengatakan pasir yang biasa digunakan warga Sumenep berasal dari tepi Pantai Lombang, sekitar empat kilometer dari Legung Timur.