Mudik Lebaran 2022

Puncak Arus Balik di Jabar Diprediksi Akhir Pekan Ini, Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik, terutama dari daerah Priangan Timur akan terjadi pada Jumat dan Sabtu pekan ini.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Polisi mengalihkan sebagian kendaraan di jalan cagak jalur Nagreg ke arah timur akibat arus lalu lintas padat di Limbangan, Garut, Sabtu (30/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kepolisian memprediksi puncak arus balik, terutama dari daerah Priangan Timur akan terjadi pada Jumat dan Sabtu pekan ini.

Untuk menghindari kepadatan, pemudik diminta untuk balik lagi ke daerah asal lebih awal.

Dalam menghadapi arus balik nanti pihaknya bakal tetap menyiapkan personel untuk mengatur arus lalu lintas, terutama di daerah Tasikmalaya dan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Sutana mengatakan, dalam mengahadapi arus balik nanti, pihaknya akan menyiapkan sejumlah personel yang nantinya akan menyesuaikan dengan dinamika yang terjadi di lapangan.

"Kita akan bagi kekuatan seperti selektif prioritas dalam dinamika kebutuhan, terutama saat puncak arus balik pada Jumat dan Sabtu. Tetapi kami menyarankan seperti yang disampaikan pemerintah jangan sampai balik saat akhir-akhir," ujarnya di Lembang, Selasa (3/5/2022).

Pihaknya meminta para pemudik dari Jawa Barat agar balik ke tempat asal lebih awal seperti saat arus mudik supaya tidak terjadi kepadatan kendaraan baik di jalur arteri maupun jalan tol.

"Situasi jalan tol masih mengalami kepadatan, tetapi kita menerapkan contra flow untuk memberikan kelancaran. Petugas masih di lapangan, situasi masih bisa dikendalikan," kata Suntana.

Polisi belum memberlakukan one way di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, tetapi masih pengalihan arus lalu lintas, Sabtu (30/4/2022).
Polisi belum memberlakukan one way di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, tetapi masih pengalihan arus lalu lintas, Sabtu (30/4/2022). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad)

Sementara untuk di daerah Gentong Tasikmalaya dan Jalur Nagreg, Suntana mengatakan hingga saat ini masih tetap lancar karena diterapkan skema one way.

"Saya mendapat informasi dari Kapolres Kota Tasik, bahwa di daerah Gentong yang sering terjadi kemacetan masih lancar," ucapnya.

Selain di daerah Gentong, kata Suntana, kondisi arus lalu lintas di jalur Nagreg juga masih tetap lancar meskipun masih ada arus mudik dan sudah ada arus balik.

"Di Nagreg arus balik arus mudik bertemu juga masih lancar, memang tadi pagi kami one way, jadi masih bisa dikendalikan," ujar Suntana.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved