Selasa, 28 April 2026

Bacaan Niat Puasa Syawal Arab dan Latin, Puasa Sunah Dilaksanakan Setelah Ramadhan

Setelah menenuaikan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, muslim bisa menenunaikan puasa Syawal.

Editor: Widia Lestari
Pixabay
Ilustrasi puasa Syawal 

TRIBUNJABAR.ID - Setelah menenuaikan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, muslim bisa menenunaikan puasa Syawal.

Puasa Syawal merupakan puasa sunah yang dikerjakan pada bulan Syawal atau setelah Ramadan.

Puasa ini dilakukan selama 6 hari dan dianjurkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Puasa Syawal Dimulai Kapan? Berikut Niatnya, Pahalanya Sama dengan Puasa Selama Satu Tahun

Nabi Muhammad saw. bersabda orang yang melaksanakan puasa Ramadan dan diikuti dengan puasa Syawal maka pahalanya sama dengan puasa selama satu tahun.

Berikut hadisnya sebagaimana dikutip dari laman Kemenag:

“Barang siapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun.” (HR Muslim).

Umat Islam dapat melakukan puasa Syawal mulai tanggal 2 Syawal.

Artinya, umat Islam dapat melakukan puasa Syawal mulai Selasa, 3 Mei 2022.

Puasa ini lebih baik dikerjakan secara berturut selama enam hari mulai hari kedua Syawal.

Namun, jika merasa kesulitan, diperbolehkan tidak berurutan, asalkan berpuasa sebanyak enam hari dan masih pada bulan Syawal.

Niat Puasa Syawal

Berikut ini bacaan niat puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved