Grab Bebastugaskan Karyawan yang Diduga Berlaku Tak Sopan pada Calon Mitra, 'Hasilnya Diumumkan"

Grab Indonesia membebastugaskan seorang karyawan yang dianggap berlaku tidak sopan pada calon mitra.

Editor: Adi Sasono
Grab Indonesia
Grab Indonesia 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menyusul keluhan calon mitranya, Grab Indonesia bertindak cepat menangani masalah itu.

Dalam siaran persnya, Mayang Schreiber, Chief Communications Officer of Grab Indonesia mengatakan, Grab Indonesia sedang melakukan investigasi internal atas peristiwa yang terjadi di Cakung pada 26 April 2022 itu.

"Berdasarkan temuan kami dalam 24 jam terakhir, kejadian itu merupakan kesalahan prosedural di lapangan, dan kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada beliau atas kejadian yang dialami," kata Mayang.

Pernyataan Grab Indonesia ini menanggapi unggahan seorang calon mitra Grab, Tonanda Putra yang merasa diperlakukan tidak sopan oleh karyawan perusahaan itu.

Mayang juga menyampaikan, karyawan yang bersangkutan sudah dibebastugaskan sementara proses investigasi berjalan.

"Proses investigasi akan diselesaikan paling lambata tiga hari ke depan dan hasilnya akan diinformasikan ke publik," imbuh Mayang.

Pada 26 April, kata Mayang, pihaknya juga telah menghubungi calon mitra dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung, sekaligus berkoordinasi dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin).

"Calon mitra pun menyampaikan kesediaannya untuk bertemu Grab Indonesia pada 27 April. Ini bagian dari koreksi kami untuk meningkatkan layanan terhadap mitra Teman Tuli," katanya.

Atas kejadian ini, lanjut Mayang, Grab Indonesia akan memperbaiki prosedur pendaftaran online untuk penyandang disabilitas berbasis komunitas yang sudah berjalan selama ini.

Perbaikan itu antara lain:

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved