Dedi Mulyadi Murka Bendera Merah Putih Cuma Setahun Sekali Diturunkan, Kondisinya Sobek dan Kusam

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi murka saat menemukan bendera merah putih yang berkibar di Kantor Desa Sukadami

Editor: Ichsan
dok.dedi mulyadi
Dedi Mulyadi Murka Bendera Merah Putih Cuma Setahun Sekali Diturunkan, Sudah Sobek dan Kusam 

TRIBUNJABAR.ID - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi murka saat menemukan bendera merah putih yang berkibar di Kantor Desa Sukadami, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, dalam kondisi kusam dan sobek.

Kejadian bermula saat Dedi baru saja melakukan kegiatan bersih-bersih di Alun-alun Kecamatan Wanayasa. Di perjalanan, dari dalam mobil ia melihat bendera di halaman kantor desa berkibar dengan kondisi tidak layak.

“Warna merah putih sudah tidak kelihatan, kusam, sobek,” kata Kang Dedi Mulyadi.

Ia pun meminta Satpol PP yang baru saja ikut melakukan kegiatan bersih-bersih di alun-alun untuk menurunkan bendera. Bendera tersebut pun diturunkan dengan upacara penghormatan.

Baca juga: Soal Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai, Dedi Mulyadi : Supplier Makin Untung, Petani Tetap Buntung

Setelah diturunkan benar saja bendera sudah dalam kondisi kusam dan kotor. Bahkan di beberapa titik sudah terlihat sobekan. “Ini karena tidak pernah diturunkan jadi terus-terusan kehujanan dan keanginan,” ucapnya.

Tak hanya itu, Dedi juga melihat ada sobekan bendera terdahulu yang dijadikan pengikat di tiang bendera. Bahkan ada tongkat memanjang diikatkan dari tiang bendera ke billboard yang sangat mengganggu estetika.

“Ini bendera belum pernah diturunkan kan? Tahu gak ada tata cara dan aturan penggunaan bendera merah putih? Penghargaan terhadap bendera mana? Memalukan,” tegas Dedi.

“Iya, Pak, gak pernah (diturunkan). Hanya Agustus saja,” jawab pria yang merupakan Sekdes Sukadami.

“Oh jadi ini bendera diturunin hanya Agustus-an (17 Agustus) saja? Setahun sekali,” timpal Dedi.

Sekdes tersebut beralasan bendera tidak pernah diturunkan karena kerap lupa saat akan memasang kembali. Sehingga bendera dibiarkan terus berkibar.

“Kan ada petugasnya, ada Linmas kan di sini,” ujar Dedi.

Kang Dedi Mulyadi pun mengkritisi keberadaan billboard yang jauh lebih bagus dan besar dibandingkan tiang bendera. Posisi tiang bendera sendiri berada di belakang dan tertutup billboard.

Sebelum beranjak dari lokasi Kang Dedi memberikan sejumlah uang kepada Sekdes untuk membeli bendera baru dan memperbaiki tiang juga tali pengikat.

Baca juga: Siasati Harga Daging Sapi Naik, Dedi Mulyadi Sarankan Warga Budaya Ternak Skala Rumah Tangga

Pria yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu pun berharap nantinya bendera dirawat dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

“Saya imbau kepada seluruh desa, seluruh perkantoran, mulai sekarang periksa tiang bendera di depan kantornya, jangan sampai memalukan,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved