Hari Kartini, Komunitas Perempuan Level Up Berikan Penghargaan untuk 10 Wanita Mandiri
Shandy Purnamasari mengungkapkan, penghargaan 10 Kartini diberikan dalam rangka mengapresiasi para wanita sebagai sosok istimewa.
Penulis: DNA | Editor: MGWR
“Kaum wanita sudah seharusnya menjadi sosok yang mandiri, memiliki value, dan tidak bergantung pada siapapun. Saya ingin sekali membekali mereka dengan beragam kemampuan dasar,” ucapnya.
Shandy berharap komunitas Perempuan Level Up akan menjadi sebuah zona aman dan nyaman sebagai sarana untuk saling berbagi dan menguatkan sesama wanita.
Lewat Perempuan Level Up, ia berencana memberikan fasilitasi berbagai kelas dan seminar khusus bagi para wanita secara rutin.
“Beragam kegiatan juga akan diadakan demi membekali para wanita lewat kelas pengenalan diri, kelas bisnis dasar dan kelas sosial media (sosmed),” imbuh Shandy.
Tak hanya itu, imbuh dia, nantinya akan ada kegiatan lain yang diadakan sesuai permintaan anggota, seperti kelas belajar make-up. Kelas lainnya pun akan mulai dilakukan berkala pada Mei 2022.
10 Kartini versi Perempuan Level Up

1. Rousantya - bidan
Penghargaan 10 Kartini pertama diberikan kepada Rousantya (29 tahun). Ia adalah seorang bidan yang bekerja di salah satu rumah sakit (rs) swasta.
Berkat jasa Rousantya, lebih dari 500 kelahiran berhasil ia tangani. Bahkan, Rousantya juga pernah membantu kelahiran seorang ibu tunawisma secara cuma-cuma sampai proses pemulihan sempurna.
2. Yelis Safitri - penulis program TV
Penerima penghargaan kedua adalah Yelis (30 tahun), seorang wanita muda yang bekerja sebagai penulis.
Menurutnya profesi penulis masih sering diabaikan. Padahal, penulis adalah batang tubuh sebuah karya.
3. Dwina Aggita Lubis – make-up artist
Perempuan yang disapa Gita (33 tahun) itu juga menjadi penerima penghargaan Kartini urutan ketiga dari Perempuan Level Up. Ia mendapat penghargaan ini berkat komitmennya dalam menekuni dunia tata rias selama 8 tahun.
Meski saat era pandemi Covid-19, pekerjaan Gita nyaris tidak menghasilkan. Akan tetapi, dirinya tetap semangat dan menekuni profesi itu dengan tambahan mencari peluang baru, seperti membuka kelas make-up.