Selasa, 21 April 2026

Bocah Tertimbun Longsor di Cilengkong KBB Belum Ditemukan, Pencarian Terkendala Lumpur Tebal

Korban atas nama Erpan Mustopa (8) tertimbun longsor dari tebing setinggi 20 meter setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada Kamis (14/4/2022)

Istimewa/ Kantor SAR Bandung
Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban tertimbun longsor. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pencarian bocah yang tertimbun longsor di Kampung Cilengkong, RT 01/17, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum membuahkan hasil karena petugas gabungan terkendala akses jalan.

Seperti diketahui, korban atas nama Erpan Mustopa (8) tertimbun longsor dari tebing setinggi 20 meter setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada Kamis (14/4/2022) malam, dan hingga kini masih belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, hingga saat ini akses jalan menuju Last Known Position (LKP) hanya bisa dilalui dengan cara berjalan kaki sejauh 1.7 kilometer dan ditambah akses tertutup longsoran sejauh 20 meter.

Baca juga: Longsor Terjang Bandung Barat, Sejumlah Jalan Utama Terputus, Kendaraan Tak Bisa Lewat

"Selain itu juga ada material longsor yang cukup tebal dan harus diurai menggunakan alkon mulai dari 50 sentimeter sampai dengan 2 meter," ujarnya saat dihubungi, Senin (18/4/2022).

Dengan adanya kendala itu, pencarian korban pun hingga kini belum maksimal, tetapi proses pencarian masih tetap diupayakan supaya korban bisa segera ditemukan.

"Hingga saat ini tim terus melakukan upaya pencarian dengan mengurai material longsor menggunakan alkon dan juga secara manual," kata Deden.

Ia mengatakan, pada pencarian kali ini petugas gabungan dibagi menjadi 3 tim Search and Rescue Unit (SRU). Untuk tim pertama melakukan penyisiran di sekitar LKP dengan luas area pencarian 500 meter persegi.

"SRU 2 melakukan pencarian di titik longsor kedua sejauh 200 meter dari LKP dengan luas area pencarian 500 meter persegu dan SRU 3 penyisiran Sungai Cisokan sejauh 500 meter dari LKP," ucapnya.

Kepala Desa Sukaresmi Judin Setiawan mengatakan pihaknya sudah memperluas area pencarian terhadap korban, namun hal itu belum juga membuahkan hasil.

"Sampai hari ke empat ini masih nihil. Kita sudah perluas area pencarian termasuk menyusuri sungai tapi belum juga ditemukan," kata Judin.

Baca juga: Enam Pekerja Tambang Emas Ilegal Dikabarkan Tertimbung Longsor di Boma Kalbar

Bahkan, kata dia, warga dan pihak keluarga korban sendiri sudah menggelar salat gaib serta tahlilan. Namun mereka masih berharap Erpan masih bisa ditemukan.

"Kemarin sore sudah dilakukan tahlilan juga sesuai dengan kondisi dan keadaan yg sedang terbatas. Tapi kita menunggu hasilnya seperti apa di satu titik terakhir karena semua titik sudah disisir," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved