Jadikan Indonesia Negara Terkuat Keempat Dunia, Ridwan Kamil Minta Pemuda Stop Bertengkar
Kang Emil menyebut ada tiga syarat yang harus dicapai Indonesia untuk bisa menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat dunia.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ekonomi Indonesia terus mengalami pertumbuhan dan diperkirakan pada tahun 2045, ekonomi Indonesia akan menduduki posisi empat terkuat di dunia.
Indonesia diperkirakan hanya akan di bawah Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Namun, untuk mencapai hal itu tentu tidak mudah karena banyak tantangan yang harus dihadapi Indonesia.
Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam acara Talkshow Safari Iman Ramadhan (Safir) di Masjid Universitas Islam Indonesia, Selasa (5/4/2022) petang.
Baca juga: Ridwan Kamil Bicara Pilpres 2024, Siap Dijodohkan: Harus Berani Mencintai Setelah Menikahi
Ia mengajak para generasi muda untuk percaya diri mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di level global. Kang Emil menyebut ada tiga syarat yang harus dicapai Indonesia untuk bisa menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat dunia.
Syarat pertama adalah anak-anak Indonesia harus sehat, tidak stunting. Agar kelak ketika tumbuh dewasa mereka bisa menjadi orang-orang yang kompetitif dan produktif.
Syarat yang kedua menurut Kang Emil adalah pertumbuhan ekonomi harus stabil. Paling tidak ada di atas lima persen setiap tahunnya.
"Tapi harus kuasai juga tiga bidang ekonomi, yakni ekonomi hijau, ekonomi digital, dan ekonomi kreatif," kata Ridwan Kamil.
Satu lagi syarat yang harus dipenuhi adalah kondisi sosial politik yang kondusif. Ridwan Kamil kemudian memberikan contoh apa yang sekarang terjadi antara Ukraina dan Rusia.
Kedua negara itu ia sebut sedang dicabut nikmat kebebasan bernegaranya oleh Allah SWT. Sehingga yang terjadi adalah kehancuran dan kerugian akibat peperangan.
Maka dari itu Ridwan Kamil mengajak agar hal serupa tidak harus terjadi di Indonesia. Mantan Walikota Bandung itu menilai para pemuda punya peran penting dalam hal itu.
Baca juga: Jadi Pembicara di UII Yogya, Ridwan Kamil: Generasi Muda Harus Produktif & Kurangi Nafsu Bertengkar
"Jadikan Pemilu seperti pesta olahraga yang kalau sudah ditentukan pemenangnya ya sudah, kita jumpa lima tahun lagi. Saya titip mahasiswa UII jangan ikutan, justru harus membawa air untuk memadamkan keributan," katanya.
Ridwan Kamil mengajak pemuda menjadi sosok yang optimistis dan damai demi Indonesia Emas 2045, yakni negara yang diprediksi sebagai negara terkuat keempat di dunia.
Menurutnya, negara bisa bubar kalau tidak bisa menjaga persatuan. Perang pun datang dari kerusuhan yang tak bisa dikendalikan. Kerusuhan datang dari hasutan. Kemudian hasutan datang dari kebencian. Kebencian datang dari perbedaan yang dibesar - besarkan.
"Kalau Indonesia mau kita jemput sebagai negara juara, jangan bertengkar. Perbesar persamaan, jangan membesar-besarkan perbedaan, jangan melihat perbedaan sebagai kebencian, jadikan perbedaan sebagai rahmat, insyaallah selamat," kata Ridwan Kamil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ridwan-kamil-dalam-acara-talkshow-safari-iman-ramadhan.jpg)