Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Tradisional KBB Masih Mahal, Stok pun Langka
Di Pasar Panorama Lembang, harga minyak goreng curah tersebut Rp 18 ribu per kilogram karena pasokan dari distributor dibatasi sejak seminggu lalu
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Harga minyak goreng curah di pasar tradisional Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga kini masih mahal meskipun pemerintah pusat sudah menetapkan HET Rp 14 ribu per kilogram.
Di Pasar Panorama Lembang, harga minyak goreng curah tersebut Rp 18 ribu per kilogram karena pasokan dari distributor dibatasi sejak seminggu lalu, padahal permintaan sangat tinggi.
Pedagang di Pasar Panorama Lembang, Samsi (27), mengatakan, harga minyak goreng curah dari distributor Rp 15 ribu per kilogram, kemudian pedagang menjual kembali kepada konsumen Rp 18.000 per kilogram.
"Pemerintah harus segera menstabilkan pasokan biar masyarakat enggak kesusahan apalagi mendekati puasa," ujarnya di Pasar Panorama Lembang, Jumat (25/3/2022).
Menjelang bulan puasa, dia menduga permintaan minyak curah bakal lebih meningkat dari biasanya sehingga pemerintah harus segera mencari solusi terkait masih langkanya pasokan minyak goreng curah tersebut.
Baca juga: 18 Ton Minyak Goreng dan 26 Motor Diduga Ilegal Diamankan di Labuan Bajo NTT
Ia mengatakan, pedagang kini hanya menerima stok 50 kilogram minyak curah, sedangkan minyak goreng kemasan masih cukup melimpah di pasar, tetapi harganya lebih mahal.
"Ya jadi kasian pedagang kecil, karena konsumen para pedagang makanan tidak sanggup membeli minyak goreng kemasan yang harganya jauh lebih mahal," kata Samsi.
Untuk mengatasi hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB memastikan, bahwa para pedagang bakal menerima pasokan 27.500 kilogram minyak goreng curah dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Kepala Disperindag KBB, Ricky Riyadi, mengatakan minyak goreng curah itu bakal didistribusikan ke pedagang di Pasar Panorama Lembang, Pasar Tagog Padalarang, Pasar Curug Agung, Pasar Cililin, Pasar Cisarua, dan Pasar Cihampelas.
"Nanti minyak goreng dari Kementerian Perdagangan itu akan didistribusikan sesuai data yang diajukan, seperti nama pedagang, nama kios, pasar mana," kata Ricky, beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/samsi-27-pedagang-minyak-goreng-curah-di-pasar-panorama-lembang.jpg)