Arisan Bodong di Sumedang

Penyanyi Asal Sumedang Jadi Korban Arisan Bodong, Bos Arisan Tak Bisa Dihubungi, Ancam Lapor Polisi

Seorang penyanyi asal Tanjungsari, Sumedang, menjadi korban arisan bodong. Si Bos tak bisa dihubungi.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Anggi Reviana Putri (22) menunjukkan bukti percakapan dengan terduga pelaku arisan bodong, di Tanjungsari, Sumedang, Jumat (11/3/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kasus arisan bodong kembali mencuat di Sumedang.

Setelah kasus senilai Rp21 miliar yang menghebohkan dan kini ditangani Polda Jabar, warga di Sumedang mengeluhkan jadi korban kasus serupa. 

Namun, nilai arisan bodong di Sumedang yang ini tidak lebih besar dari sebelumnya.

Korban mengatakan dari pengakuan korban-korban lain, kerugian akibat arisan yang diduga bodong ini senilai Rp 600 juta. 

"Jumlah korban yang saya tahu hanya 50 orang, itu yang baru terungkap uang mereka macet tak kembali," kata Anggi Reviana Putri (22) di Tanjungsari, Jumat (11/3/2022). 

Anggi yang warga Dusun Gudang, Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, itu mengatakan bos arisan itu berinisial M. 

M dia kenal sebagai teman sejawat dalam pekerjaan keduanya sebagai penyanyi. 

Melalui aplikasi pesan WhatsApp, M seringkali menyebarkan informasi tentang lelang arisan.

Anggi pun tergiur dan sejak Januari 2022, dia mendaftar sebagai anggota. 

Pada lelang-lelang arisan sebelumnya, uang yang ditransfer kepada M selalu kembali berikut keuntungannya. Dengan demikian, Anggi pun percaya. 

"Akhir Februari saya ikut lagi lelang itu. Saya tranfer Rp 9 juta, tapi enggak kembali. Uang pokoknya enggak ada, keuntungannya apa lagi," kata Anggi. 

Dia sudah mencoba menghubungi M untuk menanyakan uang yang dia serahkan ke dalam arisan itu.

Namun, M tidak bisa dikontak. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved