Minggu, 3 Mei 2026

Kapolsek Bunyikan Klakson saat Ada Pemuda Kumpul di Tengah Jalan Malah Ditikam

Korbannya adalah Ipda Alimusmin, sedangkan pelaku adalah seorang pemuda berinisial LK (20).

Tayang:
Editor: Ravianto
Ilustrasi Polisi. Kapolsek Towea, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban penikaman setelah membunyikan klakson pada gerombolan pemuda yang berkumpul di tengah jalan. Mobilnya juga dirusak 

TRIBUNJABAR.ID, TOWEA - Melihat gerombolan pemuda berkumpul di tengah jalan, seorang kapolsek membunyikan klakson tapi malah jadi korban kekerasan.

Peristiwa ini menimpa Kapolsek Towea, Ipda Alimusmin

Kapolsek Towea, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban penikaman.

Ia ditikam saat tengah melintas di pasar malam.

Korbannya adalah Ipda Alimusmin, sedangkan pelaku adalah seorang pemuda berinisial LK (20).

Penikaman itu terjadi saat korban membunyikan klakson saat melihat sekumpulan pemuda berkumpul di tengah jalan.

Kaca mobil korban juga sempat dipukul hingga pecah oleh pelaku.

Adapun kejadian itu terjadi di Pasar Malan Kelurahan Konawe, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Mubar, Sabtu (5/3/2022) sekira pukul 22.00 Wita.

IPDA Alimusmin menjelaskan dirinya saat itu hendak pulang ke rumah mertua di Kabupaten Mubar usai mengikuti rapat virtual di Polres Muna, pukul 19.00 Wita.

Selanjutnya, ia menjemput anak dan istrinya untuk ke wahana permainan di Raha, Kabupaten Muna, dan kemudian pulang ke Desa Latawe, Kecamatan Napano Kusambi, Mubar.

Setibanya di depan Kelurahan Konawe, dekat pasar malam, ia melihat pemuda berkumpul di tengah jalan.

"Saya klakson, ada sebagian yang minggir, tapi itu anak (pelaku) tetap berdiri di tengah jalan. Saya mau maju ada motor," kata IPDA Alimusmin saat dihubungi melalui telepon, pada Minggu (6/3/2022) malam.

Alimusmin melanjutkan, pelaku tiba-tiba langsung memukul kaca mobil bagian kanan, ia pun kaget, sehingga turun dari kendaraan.

Korban lantas menanyakan alasan pelaku memukul kaca mobilnya, sontak LL langsung mencabut pisau.

"Dia cabut pisau dari pinggangnya, saya langsung bilang, saya polisi, karena mungkin dia kaget saya bilang polisi, jadi pisau tidak karuan larinya," bebernya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved