Kamis, 9 April 2026

Rusia Serang Ukraina

Presiden Ukraina Ajak Vladimir Putin Bertemu Langsung, Ingin Katakan Hal Ini

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mendesak Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk bisa duduk bersama melakukan pembicaraan langsung.

Editor: Hermawan Aksan

TRIBUNJABAR.ID - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mendesak Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk bisa duduk bersama melakukan pembicaraan langsung dan mengakhiri invasi Rusia ke negaranya.

Ketika berbicara kepada wartawan di kantornya yang dijaga ketat di Ibu Kota Ukraina, Zelensky pada Kamis (3/3/2022), memperingatkan Barat bahwa Rusia dapat maju ke seluruh Eropa jika serangan militer Putin berhasil.

Dia menyerukan Barat untuk meningkatkan bantuan militer ke Kiev.

"Bukannya saya ingin berbicara dengan Putin. Saya perlu berbicara dengannya."

Baca juga: Rusia Diminta Setop Serang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bisa Timbulkan Bencana Mengerikan

"Dunia perlu berbicara dengan Putin. Tidak ada cara lain untuk menghentikan perang ini,” kata Zelensky, dikutip dari Al Jazeera.

Dia kemudian menyampaikan pertanyaan yang ditujukan kepada Putin.

“Apa yang Anda inginkan dari kami? Tinggalkan tanah kami."

"Duduklah dengan saya, hanya tidak sejauh 30 meter,” tambah Zelensky, merujuk pada Putin yang menerima para pemimpin dunia di meja yang sangat panjang.

Putin diketahui telah meluncurkan invasi Rusia ke Ukraina sejak pekan lalu, tepatnya pada Kamis (24/2/2022).

Dia telah menyatakan bahwa itu adalah "operasi militer khusus" yang bertujuan untuk mengusir "neo-Nazi" yang memerintah Ukraina.

Barat menanggapi dengan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Moskwa.

Akan tetapi, pasukan Rusia pada kenyataannya tetap melanjutkan serangan mereka di kota-kota Ukraina, termasuk Kiev di utara, kota terbesar kedua Kharkiv di timur, dan kota pelabuhan Kherson dan Mariupol di selatan.

Baca juga: KABAR MENGEJUTKAN: Tentara Rusia Merusak Kendaraan Sendiri, Menangis, dan Saling Tembak

Konflik Rusia Ukraina selama delapan hari terakhir dilaporkan telah menewaskan dan melukai ribuan orang dan mengirim lebih dari satu juta pengungsi melarikan diri ke negara-negara tetangga Ukraina.

Zelensky pada Kamis sekali lagi mengimbau para pemimpin Barat untuk memberlakukan zona larangan terbang di atas Ukraina, dengan mengatakan langkah seperti itu dapat menariknya ke dalam konflik langsung dengan Rusia.

Namun, Presiden Ukraina mengatakan Rusia tidak akan berhenti di Ukraina.

"Jika Anda (Barat) tidak memiliki kekuatan untuk menutup langit, maka beri aku pesawat!" kata Zelensky.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved