Sabtu, 6 Juni 2026

Viral Video Tentara Rusia Menangis Ditangkap Warga Ukraina, Diberi Teh dan Kue

Sebuah rekaman video yang menunjukkan seorang tentara Rusia menangis ketika menyerah kepada rakyat Ukraina viral di media sosial.

Tayang:
Editor: Ravianto
Capture video/ Daily Mail
Rekaman video yang menunjukan seorang tentara Rusia menangis ketika menyerah kepada rakyat Ukraina viral di media sosial. 

TRIBUNJABAR.ID, KIEV - Sebuah rekaman video yang menunjukkan seorang tentara Rusia menangis ketika menyerah kepada rakyat Ukraina viral di media sosial.

Dalam rekaman video yang menyebar di media sosial pada Rabu (2/3/2022) tersebut terlihat seorang tentara Rusia muda itu dihibur sekelompok wanita setelah meletakkan senjatanya.

Seorang wanita tampak menenangkannya dengan menepuk punggung pria yang masih menggunakan seragam lengkap itu dan berbicara kepadanya.

"Semuanya akan baik-baik saja," ucap wanita.

Dalam video terlihat ketika tentara Rusia itu sedang minum teh dan makan kue, seorang wanita menawarkannya telepon.

Tentara muda itu langsung memberikan ciuman dan langsung menangis ketika ibunya berbicang lewat telepon itu.

Seorang wanita kemudian berbicara melalui sambungan telepon itu.

"Natasha, Tuhan menyertaimu. Kami akan menelepon Anda nanti. Dia selamat dan sehat," ucapnya dilansir dari dailymail.co.uk.

Baca juga: Apple Stop Jual Seluruh Produknya ke Rusia, Aplikasi Media Rusia Juga Dibatasi

Baca juga: Pengusaha Rusia Buat Sayembara Berhadiah Rp 14,4 Miliar untuk Penangkap Vladimir Putin

Kemudian terdengar suara pria yang tak terekam dalam video itu berbicara dalam bahasa Ukraina.

"Para pemuda ini, ini bukan salah mereka. Mereka tidak tahu mengapa mereka ada di sini. Mereka menggunakan peta lama, mereka tersesat," kata pria itu.

Video emosional itu dibagikan di Twitter, menunjukkan warga Ukraina menyambut tentara itu dengan makanan setelah dia dilaporkan menyerah.

"Tentara Rusia menyerah lah, orang Ukraina akan memberi Anda makan, menyerah saja," tulis keterangan video itu.

Video tersebut kemudian menjadi viral di Ukraina dan Rusia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved