Minggu, 10 Mei 2026

Operasi Militer Rusia di Ukraina Masih Berlangsung, Dini Hari Tadi Ledakan Terangi Malam Kiev

Pasukan militer Rusia semakin merengsek maju ke Ukraina dari segala arah. Pada Minggu (27/2/2022) dini hari, dua ledakan menerangi malam di Kiev, ibu

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
AP/Aris Messinis
Asap hitam membubung ke angkasa dari pangkalan udara militer di Chuguyev, dekat Kharkiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). Rusia mulai melancarkan serangan militer berskala penuh ke Ukraina. 

TRIBUNJABAR.ID- Pasukan militer Rusia semakin merengsek maju ke Ukraina dari segala arah. Pada Minggu (27/2/2022) dini hari, dua ledakan menerangi malam di Kiev, ibu kota Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky masih bertahan dan akan menahan gempuran dari pasukan militer Rusia.

Dalam sebuah pesan video, Zelensky akan berjuang sampai bisa membebaskan Ukraina. Dia juga menyebut telah "menggagalkan" rencana Moskow untuk menggulingkannya dan mendesak Rusia untuk menekan Presiden Vladimir Putin agar menghentikan konflik.

Dilaporkan AFP, pasukan militer Ukraina berjibaku menahan gempuran militer Rusia.

Sementara itu, militer Amerika Serikat di Pentagon memprediksi setengah dari kekuatan invasi Rusia di perbatasan Ukraina sudah berada di dalam negeri.

Baca juga: Chechnya Negara Federasi Rusia yang Mayoritas Muslim Siap Bantu Putin Operasi Militer di Ukraina

“Tetapi, militer Rusia belum mendapatkan keunggulan udara atas negara itu (Ukraina),” kata seorang pejabat AS.

Meski demikian, Menteri Kesehatan Ukraina pada Sabtu, melaporkan sudah ada 198 warga sipil, termasuk tiga anak-anak, yang tewas sejak Rusia menginvasi pada Kamis (24/2/2022).

Presiden Ukraina Sindir AS

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengeluarkan sindiran keras kepada Presiden AS Joe Biden dalam sebuah perbincangan telepon.

Dilansir MailOnline, sindiran keras itu dilontarkan Zelensky dalam sebuah pembicaraan telepon antara mereka berdua, Sabtu (26/2/2022).

Seorang pejabat intelijen yang tahu pembicaraan itu mengatakan, Biden sebenarnya menawarkan membawa keluar Zelensky dari Kiev yang sedang terkepung militer Rusia.

Jawaban Zelensky sangat keras.

"Perangnya di sini. Saya butuh peluru, bukan tumpangan," kata mantan komedian dan aktor itu.

Soal bantuan untuk Ukraina, Biden pun menyetujui bantuan militer senilai 350 juta dolar.

Hari yang sama, Zelensky muncul dalam rekaman video yang ditujukan untuk warga Ukraina.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved