Kemendag Gelontorkan 8.000 Liter Minyak Goreng Curah Murah di Ciamis, Dijual dengan Harga Segini

Sebanyak 8.000 liter minyak goreng curah  (lisah) dari Kementerian Perdagangan didistribusikan langsung kepada para pedagang di Pasar Manis Ciamis

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/ANDRI M DANI
Kementerian Perdagangan mendistribusikan minyak goreng curah murah kepada para pedagang di Pasar Subuh dan Pasar Ciamis, Rabu (23/2/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Sebanyak 8.000 liter minyak goreng curah  (lisah) dari Kementerian Perdagangan didistribusikan langsung kepada para pedagang di Pasar Manis Ciamis dan Pasar Subuh Ciamis,Rabu (23/2) siang.

Ribuan liter minyak goreng curah didistribusikan langsung dari mobil tangki B 9646 TFU yang ”stand by” di jalan depan Pasar Subuh Ciamis belakang Stadion Galuh Ciamis.

Para pembelinya adalah padagang dengan harga Rp 10.500/liter. Dengan melampirkan foto kopi KTP dan menandatangani perjanjian (fakta integritas).  

“Perjanjiannya para pedagang  siap menjual miyak goreng curah tersebut ke konsumen dengan harga sesuai HET yakni Rp 11.500/liter. Atau bila dikonversi ke kg, yakni Rp 12.650/kg,” ujar Dini Muslihani, Kasi Peredaran Barang dan Perlindungan Konsumen Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (KUKMP) Ciamis, kepada Tribun di lokasi Rabu (23/2) siang.

Untuk selanjutnya  petugas Dinas KUKMP beserta satpol PP dan kepolisian akan memantau langsung apakah minyak goreng curah tersebut dijual dengan harga HET atau tidak.

Tiap pedagang tidak dibatasi mau beli berapa sesuai kebutuhan, minimal 25 liter.

Pendistribusian minyak goreng curah  seharga Rp 10.500/liter yang berlangsung di belokan Toymina jalan seberang Pasar Subuh Ciamis Rabu (23/2) siang melibatkan petugas dari Kementerian Perdagangan, Dinas KUMKP Ciamis, dengan pengamaman oleh petugas Satpol PP Ciamis dan kepolisian dari Polres Ciamis.

Asda 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Ciamis, H Aef Saefulloh yang memantau langsung pendistribusian minyak goreng curah Rabu (23/2) siang tersebut menyebutkan kegiatan serupa juga akan dilakukan di Pasar Galuh Kawali, Pasar Sindangkasih dan Pasar Banjarsari.

“Kegiatan semacam ini akan berlangsung tiap minggu, dengan lokasi berpindah. Hari ini di Pasar Ciamis, pekan berikutnya di Kawali misalnya. Atau di Sidangkasih maupun Pasar Banjarsari tergantung permintaan,” ujar Asda 2 Aef Saefulloh kepada Tribun Rabu (23/2).

Baca juga: Minyak Goreng Langka di Pasaran, Ombudsman Jabar Temukan Fakta-fakta Ini di Lapangan

Pendistribusian minyak goreng curah tersebut tidak didistribusikan langsung kepada konsumen atas pertimbangan untuk menghindari kerumunan dan antrian panjang seperti yang terjadi di bebarapa daerah.

“Didistribusikannya kepada para pedagang. Dengan perjanjian pedagang wajib menjual minyak goreng curah tersebut kepada konsumen dengan harga Rp 11.500/liter sesuai HET,” katanya.

Dan pendistribusian minyak goreng curah tersebut menurut Aep akan berlangsung sampai bulan puasa. “Sampai harga dan stok minyak goreng curah kembali normal. Pendistrisbusian minyak goreng curah ini akan berlangsung sampai bulan puasa, sesuai usulan dan kebutuhan,” ujar Aep.

Pendistribusian minyak goreng curah yang berlangsung Rabu (23/2) tersebut merupakan usulan Pemkab Ciamis kepada Kementerian Perdagangan melalui Gubernur Jabar. Menyusul terjadinya gejolak harga dan langkanya stok minyak goreng curah yang beberapa minggu ini dikeluhkan masyarakat. Tidak hanya di Ciamis tetapi juga terjadi di daerah lainnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved