Kasus Guru Ngaji di Subang

Ajarkan Materi Haid, Guru Ngaji di Subang 'Kerasukan Setan', Cek Langsung ke Alat Vital 7 Santri

Seorang guru ngaji di Kabupaten Subang seperti kerasukan setan, menodai para santrinya yang saban hari mengaji kepadanya, dilakukan di mushala.

Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Dwiky Maulana V
Seorang guru ngaji ditangkap anak buah Kapolres Subang AKBP Sumarni karena melakukan pencabulan atau perbuatan asuila terhadap sejumlah santrinya. 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Seorang guru ngaji di Kabupaten Subang seperti kerasukan setan, menodai para santrinya yang saban hari mengaji kepadanya.

Isu kriminal kasus Subang yang dilakukan Pria berinisial AN (36) pun tak melihat tempat untuk melancarkan aksi bejatnya.

Tindakan asusila kasus Subang guru ngaji kepada para santri itu dilakukan di mushala, tempat sehari-hari untuk beribadah dan mengaji.

Bagimana aksi pencabulan seorang guru kepada murid-muridnya bisa terjadi?

Rupanya, AN membahas bab nifas atau haid yang dialami oleh setiap perempuan.

Setelah menjelaskan materi bab nifas dan haid, AN kemudian mempraktikkan materi tersebut.

Para santri pun menurut saja. Bisa jadi, mereka mengira itu adalah pelajaran yang memang harus diterimanya.

AS (34) tersangka kasus asusila kepada muridnya di Patokbeusi Subang saat diperlihatkan dalam konferensi pers di Ruangan Gelar Perkara Satreskrim Polres Subang, Senin (14/2/2022).
AS (34) tersangka kasus asusila kepada muridnya di Patokbeusi Subang saat diperlihatkan dalam konferensi pers di Ruangan Gelar Perkara Satreskrim Polres Subang, Senin (14/2/2022). (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Tapi kelakukan AN tidak lazim. AN meminta santri ke depan dan meraba bagian vitalnya.

Parahnya lagi, pelaku melakukan pelecehan itu di depan para murid lainnya, dan melakukan aksi bejat secara bergiliran kepada para korbannya. 

"Korban dipanggil satu persatu untuk maju kedepan, setelah dekat pelaku melancarkan aksi bejatnya di depan santri, dengan merab bagian vital korban," kata Kasat Reskrim Polres Subang AKP Zulkarnaen, Minggu (13/2/2022), menjelaskan kasus Subang terbaru. 

Selain itu, kata Zulkarnaen, mayoritas dari korban masih di bawah umur, mulai dari usia 11-19 tahun yang masih warga setempat. 

Korban guru ngaji cabul di Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang total berjumlah tujuh murid

Hari ini, Senin (14/2/2022), sebanyak tujuh murid yang menjadi korban guru ngaji cabul berinisial AN (36) datangi Satreskrim Polres Subang. 

Baca juga: KORBAN Guru Ngaji Cabul di Subang Bertambah, Aksi Bejat Dilakukan di Mushola

Dari informasi yang didapatkan, maksud dari datangnya ketujuh korban guru ngaji cabul kali ini diperiksa serta akan jalani. 

Pantauan TribunJabar.id, saat ini ketujuh korban sedang menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Subang. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Subang AKP Zulkarnaen pun membenarkan atas kejadian tindak pidana pencabulan tersebut. 

"Pelakunya sudah kita amankan, korbanya baru 6 orang, perkaranya masih kami dalami untuk ada atau tidaknya kemungkinan korban lainya," ucap Kasat Reskrim Polres Subang AKP Zulkarnaen, Minggu (13/2/2022). 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved