Rabu, 15 April 2026

Jembatan Ambruk di Pangandaran

Daftar Nama Korban Jembatan Gantung Ambruk di Pangandaran

empat anak harus segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cikembulan untuk penanganan medis.

|
Penulis: Padna | Editor: Ravianto
Padna/Tribun Jabar
JEMBATAN AMBRUK - Jembatan gantung di Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat yang ambruk pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sebanyak delapan siswa SMP IT Daarul Hikmah terjatuh ke sungai setelah pagar jembatan gantung yang mereka seberangi mendadak ambruk.

Peristiwa nahas ini terjadi di jembatan penghubung antar desa di Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

Pagar Jembatan Roboh Saat Siswa Hendak Berfoto

Guru PJOK SMP IT Daarul Hikmah, Ilham Habibie, yang mendampingi para siswa, menjelaskan bahwa insiden ini terjadi saat rombongan sedang melakukan kegiatan olahraga jalan santai.

Mereka hendak menyeberang jembatan gantung yang baru dibangun sekitar satu bulan dan belum diresmikan, untuk menuju ke sekolah di Tarikolot.

"Posisi kita tadinya di tengah jembatan dan mau berfoto bersama," ujar Ilham di Puskesmas Cikembulan, Sabtu siang.

Baca juga: BREAKING NEWS Jembatan Gantung di Pangandaran Belum Diresmikan Sudah Runtuh, 8 Siswa Jadi Korban

Namun, sebelum sempat berfoto, pagar jembatan di sisi kiri tiba-tiba roboh karena kawatnya terlepas.

Dari sekitar 16 siswa yang berada di atas jembatan, 8 orang di antaranya, yang kebetulan berada di dekat pagar yang roboh (mayoritas siswi perempuan), langsung terjatuh ke sungai.

Korban Luka Ringan dan Syok

KORBAN JEMBATAN AMBRUK - Kondisi Empat siswa sedang dirawat di Puskesmas Cikembulan setelah terjatuh di jembatan gantung di Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.
KORBAN JEMBATAN AMBRUK - Kondisi Empat siswa sedang dirawat di Puskesmas Cikembulan setelah terjatuh di jembatan gantung di Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. (Padna/Tribun Jabar)

Dari delapan siswa yang terjatuh, empat anak harus segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cikembulan untuk penanganan medis.

Adapun nama dan kelas korban yang dibawa ke Puskesmas Cikembulan adalah:

  • Gina Sabha (Kelas 8)
  • Zaskia (Kelas 8)
  • Aulia Purnamasari (Kelas 8)
  • Shifa (Kelas 7)

Ilham bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Keempat siswi tersebut hanya mengalami luka memar kecil dan syok akibat kejadian tersebut.

"Alhamdulillah sekarang mereka sudah pada sehat, tapi masih sedikit syok dengan kejadian tadi pagi," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved