Penemuan Jenazah di Subang
Orang Paling Terluka di Kasus Subang Murka, Ancamannya Serius, Ini Orang yang Akan Dilaporkan
Adalah Yosef Hidayat (55), suami Tuti sekaligus ayah dari Amalia, marah terhadap orang-orang yang menjelek-jelekkan dirinya dan keluarganya.
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Berita terbaru kasus Subang adalah reaksi orang yang paling terluka di kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti dan Amalia, terhadap orang-orang yang menyudutkan sebagai pelaku.
Adalah Yosef Hidayat (55), suami Tuti sekaligus ayah dari Amalia, marah terhadap orang-orang yang menjelek-jelekkan dirinya dan keluarganya.
Kehidupan Yosef Hidayat sangat terganggu oleh asumsi-asumsi liar yang menyudutkan dirinya sebagai pelaku di balik kematian ibu dan anak yang mayatnya ditemukan di dalam bagasi mobil mewah.
Bila mereka, para Youtuber terus-terus membuat opini liar yang membuat dirinya tidak nyaman, Yosef tak segan-segan akan melaporkan ke polisi.
Berulang kali, Yosef mengatakan dirinya sama sekali tidak terlibat dalam pembunuhan ibu dan anak itu.
Justeru, dia sangat sedih. Apalagi korban adalah orang yang sangat disayanginya.
Siapa pelaku begal nyawa Tuti dan Amalia? Yosef percaya sepenuhnya kepada polisi yang akan mengungkap pelakunya.
"Banyak Youtuber-youtuber yang membuat fitnah-fitnah kepada saya terutama kepada keluarga saya, nanti akan saya laporkan kalo masih terus membuat fitnah kepada saya," ucap Yosef kepada TribunJabar.id, Selasa (25/1/2022).
Menurut Yosef, hal tersebut tentunya menjadi beban dirinya karena selalu menyudutkan ia maupun keluarganya.
Maka dari itu, ia peringatkan kepada konten Youtuber untuk tidak memberkan asumsi-asumsi liar kepada masyarakat.
Baca juga: KASUS SUBANG 5 Bulan 11 Hari: Yosef Baru Tahu Soal Ini, Tetap Percaya kepada Polisi, Danu Menangis
"Yang menyerang saya terus nanti akan saya laporkan itu saya tidak akan segan-segan. Soalnya itu sudah menjadi beban sekali buat saya itu begitu berat sekali disudutkan," katanya.
Selain itu, Yosef melanjutkan, hal seperti itu nantinya akan membalikan semuanya kepada kenyataan yang dimana bahwa ia tidak sama sekali terlibat atas kematian dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23).
"Mungkin secepatnya pelakunya ditetapkan oleh penyidik pihak kepolisian percaya nya saya sepenuhnya," ujar Yosef.
Sementara itu, terdapat progres terbaru dari kasus yang sudah memasuki hari ke-161 ini.
Progres tersebut yakni pihak kepolisian yang sudah menyebar sketsa wajah terduga pelaku ke seluruh Polres dan Polda di seluruh Indonesia.
Polisi Sebar Sketsa Wajah ke Seluruh Indonesia
Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang memasuki hari ke-161, Selasa (25/1/2022).
Itu artinya kasus Subang ini sudah berjalan lima bulan 11 hari, tapi belum juga terungkap siapa pelaku di balik kasus ini.
Progres terbaru dari kasus ini, jajaran Polda Jabar sudah menyebar sketsa wajah terduga pelaku ke seluruh jajaran polres dan polda di Indonesia.
Progres ini disambut baik Yosef (55), suami dan ayah korban.
Yosef menyambut baik kinerja pihak kepolisian yang tidak henti-hentinya berusaha untuk mengungkap kematian istrinya, Tuti Suhartini (55), dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23).
"Saya baru dengar soal itu, tapi saya berterima masih kembali."
"Saya percaya dan yakin sepenuhnya kepada penyidik dari Polda Jabar atas progres ini," ucap Yosef kepada TribunJabar.id, Selasa (25/1/2022).
Menurut Yosef, ia saat ini sudah bersatu bersama anaknya, yaitu Yoris (34), demi satu visi dan misi untuk sama-sama mengawal kasus tersebut demi keadilan.
"Dan saya sudah bersatu bersama anak saya Yoris karena hampir 5 bulan saya terpisah dengan anak saya."
"Tekad saya dan anak saya secepatnya pelaku diungkap," katanya.
Kasus kematian Tuti dan Amalia memang terus menjadi misteri.
Pasalnya, sampai dengan saat ini pelaku masih berkeliaran dan belum bisa dapat diungkap pihak kepolisian.
Kata Polisi
Memasuki minggu terakhir Januari 2022, Polda Jabar masih belum mengungkap siapa pelaku di balik perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.
Di akhir 2021, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana sempat menyatakan bahwa pelaku akan diungkap secepatnya di awal Januari 2022.
Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda siapa pelakunya.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus berusaha menangkap terduga pelaku.
"Subang juga masih penyidikan. Masih mengejar DPO," ujar Ibrahim Tompo, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (22/1/2022).
Sketsa terduga pelaku pun, kata dia, sudah disebar ke seluruh wilayah Indonesia.
"Sketsanya sudah kita sebar ke Polres-Polres wilayah, sampai ke polda seluruh Indonesia juga terkirim (sketsanya)," katanya.
Sebelumnya, Polda Jabar berhasil mendapatkan sketsa wajah terduga pelaku dari hasil keterangan saksi-saksi potensial, serta bantuan Inafis Bareskrim Mabes Polri.
Pihaknya juga mengaku sudah menyebarkan sketsa wajah terduga pelaku ke masyarakat, untuk membantu menemukan pelaku.
"Kita imbau kepada masyarakat bagi yang mengetahui identitas yang sama dengan sketsa itu agar memberikan informasi kepada pihak kepolisian," katanya.(*)