Ulah Arteria Dahlan Nasib 3,5 Juta Suara PDIP di Jabar Terancam, Hasto Beri Peringatan
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiludin Ritonga sebut raihan suara PDIP terancam terdegradasi oleh ulah Arteria Dahlan.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID- Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiludin Ritonga sebut raihan suara PDIP terancam terdegradasi oleh ulah Arteria Dahlan.
"Kasus Arteria Dahlan terkait polemik Bahasa Sunda akan berpengaruh terhadap raihan suara PDIP di Jabar," kata Jamaludin Ritonga dikutip dari Tribunnews, Senin (24/1/2022).
Hal itu merujuk pada fenomena narasi anti PDIP di media sosial. Seperti misalnya tagar SundaTanpaPDIP
"Gejala ke arah itu terlihat dari reaksi berbagai elemen warga Sunda yang meminta Arteria meminta maaf. Bahkan di media sosial muncul tagar SundaTanpaPDIP," jelas dia.
Baca juga: Perbuatan Arteria Dahlan Dinilai Tak Wakili Partai, Ada Misi Terselubung di Balik SundaTanpaPDIP
Pada raihan suara Pemilu 2019, suara PDI Perjuangan di Jabar sebanyak 3.510.525 suara atau terbanyak kedua.
Di posisi pertama, ada Partai Gerindra sebanyak 4.320.050 suara. Di posisi ketiga, ada PKS dengan suara 3.286.606.
Sedangkan di raihan suara Pilpres 2019 dimana PDI Perjuangan mengusung Jokowi, juga kalah di Jabar. Pasangan Jokowi - Maaruf Amin meraih suara 10.750.568.
Sedangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno meraih 16.077.446.
Peringatan
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan seluruh kader untuk berhati-hati dalam beri berkomunikasi di ruang publik.
Baca juga: Pengamat Politik Ini Sebut Ridwan Kamil Dilirik PDIP, Duet dengan Puan Maharani di Pilpres 2024
"Bagi PDI Perjuangan, ini juga menjadi pembelajaran bagi seluruh anggota dan kader partai untuk dalam politik itu hati-hati berbicara," kata Hasto di sela-sela peringatan acara HUT ke-49 PDIP dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Bali, Sabtu (22/1/2022), dilansir Tribunnews.com.
Hasto juga mengaku DPP PDIP telah menerima permintaan maaf dari Arteria secara langsung.
Bahkan, Hasto melihat kesungguhan Arteria dalam permohonan maaf yang disertai penyesalan tersebut.
"Saya sendiri ketika memanggil yang bersangkutan sudah melihat bagaimana keseluruhan penyesalan itu nampak dalam diri saudara Arteria Dahlan," ungkapnya.
Hasto menyadari bahwa membangun kedisiplinan termasuk disiplin dalam berbicara menjadi tugas partai untuk membina anggotanya.
Baca juga: Ketua Umum PDIP Megawati Ternyata Punya Panggilan Khusus di Kalangan Keluarga, Diungkap Sang Kakak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/logo-pdip123.jpg)