Tak Hanya Covid-19 Varian Omicron, Kota Tasikmalaya Pun Waspada Penyakit Ini, Dua Anak SD Meninggal

Jumlah kasus serangan penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti si Kota Tasimalaya ini hingga 23 Januari ada sebanyak 159 kasus.

Kewaspadaan DBD pada Masa Pandemi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dua anak usia SD meninggal dunia akibat serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya sepanjang Januari 2022 ini.

Korban pertama menimpa seorang anak di Kecamatan Purbaratu, Senin (17/1), dan kedua di Kecamatan Cibeureum, Minggu (23/1/2022).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Asep Hendra, mengungkapkan, dari hasil tes laboratorium keduanya positif DBD.

Baca juga: Polisi di Bandung Dikerahkan Cegah DBD, Ini yang Dilakukan Mereka

"Kedua anak meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Dari hasil tes laboratorium, keduanya terkonfimasi positif DBD. Karena itu warga diminta waspada," ujar Asep.

Disebutkan, jumlah kasus serangan penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti ini hingga 23 Januari sebanyak 159 kasus.

"Dari awal Januari hingga tanggal 24 tercatat sebanyak 159 kasus. Namun sebanyak 143 orang sudah dinyatakan sembuh," kata Asep.

Sisanya sebanyak 16 orang masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Tasikmalaya.

"Kami mengimbau warga, selain tetap menerapkan prokes, antisipasi terhadap serangan DBD juga mesti dilakukan," ujar Asep.

Yakni dengan melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk melalui 3 M yakni menguras, menutup dan mengubur.

Baca juga: Kasus Murid SD di Tasik Meninggal Seusai Divaksin karena Positif DBD, Vaksinasi Anak Tetap Berjalan

"Jangan biarkan bejana apa pun menjadi sarang nyamuk akibat adanya air yang menggenang. Karenanya lakukan gerakan 3 M," kata Asep.

Nyamuk aedes aegypti pembawa virus dengue penyebab DBD biasanya menggigit manusia di pagi dan sore hari.

"Hati-hatilah pada jam-jam tersebut," ujar Asep.

Ia menambahkan, kasus DBD di Kota Tasikmalaya sepanjang 2021 mencapai 909 kasus dengan jumlah kematian mencapai 21 orang.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved