Breaking News:

Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 111 Tadi Sore, Bus Mau Turunkan Penumpang di Tol Diseruduk, 2 Tewas

kronologi kecelakaan tersebut berawal dari bus Primajasa bernomor polisikan B-7752-FGA yang hendak berhenti di bahu jalan untuk menurunkan

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Ravianto
dwiky maulana/tribun jabar
Kondisi mobil avanza silver yang mengalami kecelakaan di Tol Cipali Kilometer 111, Kabupaten Subang, Sabtu (22/1/2022) sore. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kecelakaan maut terjadi di Tol Cipali KM 111, Sabtu (22/1/2022) sore.

Lokasi kecelakaan maut di Tol Cipali ini tepatnya di dekat gerbang Tol Subang, Kampung Cilameri, Desa Cisaga, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.

Dari informasi yang didapatkan, kronologi kecelakaan tersebut berawal dari bus Primajasa bernomor polisikan B-7752-FGA yang hendak berhenti di bahu jalan untuk menurunkan serta menaikkan penumpang dari arah Jakarta menuju Palimanan. 

Namun, tiba-tiba dari arah belakang muncul minibus avanza berwarna silver menabrak bagian belakang dari Bus yang berhenti tersebut. 

Akibat insiden kecelakaan kali ini, dua orang penumpang minibus yang masing-masing bernama Isti Setyawati (40) warga Cikarang Utara, Bekasi serta Sutarsih (45) warga Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat meninggal di tempat. 

Kepala ruangan jenazah RSUD Subang, Ayep Miptahudin mengatakan, pihaknya menerima dua korban laka lantas di Tol Cipali tersebut berjenis kelamin wanita yang kondisinya sudah meninggal dunia. 

"Datang dua sosok jenazah perempuan dua-duanya akibat kecelakaan di tol Cipali Kilometer 111 yang dimana dua pasien ini datang kerumah sakit sudah dalam keadaan meninggal," ujar Ayep kepada TribunJabar.id, Sabtu (22/1/2022). 

Menurut Ayep, kedua korban tewas mengalami patah tulang leher, tangan, serta kaki. Diduga kedua korban mengalami benturan yang sangat keras saat kejadian. 

"Adapun luka-luka yang diderita bagian lehernya patah kemudian mengeluarkan darah baik dari mulut, hidung, serta telinga kemudian kaki patah demikian tangan," katanya. 

Sementara itu, lanjut Ayep terdapat empat korban luka-luka penumpang minibus avanza silver saat ini yang masih dalam penanganan medis di IGD RSUD Subang. 

"Semua penumpang itu ada enam orang, dua orang meninggal, empat mengalami luka-luka dalam perawatan di IGD," tuturnya. 

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian dari Unit Laka Lantas Polres Subang dengan adanya insiden dari kecelakaan kali ini. Namun, saat ini pihak kepolisian masih melalukan olah tkp.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved