Bela Bahasa Sunda

Arteria Dahlan Minta Maaf, Ridwan Kamil : Permintaan Maafnya Ikhlas atau Tidak, Kita Hargai

Ridwan Kamil berharap peristiwa ini dapat menjadi hikmah bagi siapa pun untuk bisa hidup lebih harmonis dan saling menghargai.

DPP PDIP
Arteria Dahlan, anggota DPR dari PDIP, akhirnya meminta maaf terkait pernyataannya meminta jaksa berbasa Sunda dipecat. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersyukur Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan akhirnya meminta maaf kepada masyarakat Sunda atas kegaduhan yang dibuatnya.

"Alhamdulillah, beliau siang ini sudah menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Sunda," kata Ridwan Kamil melalui akun instagram pribadinya, Kamis (20/1/2021).

Ia berharap peristiwa ini dapat menjadi hikmah bagi siapa pun untuk bisa hidup lebih harmonis dan saling menghargai.

Baca juga: Panglima Santri Tak Jadi Geruduk Senayan, Arteria Dahlan Sudah Meminta Maaf ke Warga Jabar

"Semoga menjadi hikmah kepada kita semua yang hidup dalam negeri indah Bhineka Tunggal Ika ini," kata Emil. "Mari silih asah, asih, asuh, silih wawangi. Hidup damai, penuh dengan rasa toleransi dan saling memahami adalah jati diri kita."

Hal senada juga diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

"Saya menghargai dan mengapresiasi kepada Arteria Dahlan yang sudah meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Jawa Barat. Sekalipun permohonan maaf saya tidak tahu apakah dengan keikhlasan ataupun tekanan, ataupun apa, tetapi saya sebagai muslim menghargai secara pribadi karena sudah meminta maaf," kata sosok Panglima Santri Jabar ini melalui ponsel, Kamis (20/1).

Uu mengatakan, sebelumnya ia sudah siap bertolak ke Senayan Jakarta, Jumat, mengajak kiai dan santri untuk membuat pelaporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

"Adapun kami sebagai umat beriman memaafkan, bahkan saya tidak jadi akan membawa santri dan kiai ke Senayan. Padahal saya sudah menyiapkan mau berangkat ke situ setelah kami berkomunikasi, dengan permintaan maaf kami urungkan niat," tuturnya.

Meski begitu, Pak Uu mengaku ia akan tetap berkomunikasi secara pribadi dengan Arteria Dahlan, supaya terjalin rasa saling mengerti dan memahami. Lebih jauh lagi, agar kejadian serupa tidak terulang.

Mengenai permohonan maaf yang sudah dibuat Arteria Dahlan kepada masyarakat Sunda, Uu mengingatkan warga Jabar agar tak bereaksi berlebihan lagi. Serta membuka pintu maaf karena sejatinya orang Sunda punya karakter pemaaf.

Baca juga: Lord Rangga Gagal Labrak Arteria Dahlan di Gedung DPR, Ingatkan Wakil Rakyat yang Lainnya Juga

"Tetap kami akan berkomunikasi dengan beliau tanpa ada masa, secara pribadi, untuk membangun komunikasi mudah-mudahan dengan komunikasi dia akan paham tentang Sunda, kemudian juga tidak terulang lagi mendeskreditkan kami masyarakat Jawa Barat," katanya.

"Harapan kami kepada warga Jabar dengan permohonan maaf sudahlah akhiri polemik ini, tidak perlu ramai lagi di media sosial. Sebagai orang beriman pemaaf itu bagus, 'takhallaqu bi akhlaqillah' Kita harus berakhlak seperti akhlaknya Allah SWT. Sementara Allah Al Ghaffar, Maha Pengampun," katanya.

(syarif abdussalam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved