Jumat, 15 Mei 2026

Jadwal dan Rute Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Bandung Sabtu Malam, Start Kiara Artha Park

Simak rute lengkap Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran di Kota Bandung, Sabtu 16 Mei 2026. Start Kiara Artha Park cek jadwal dan ruas jalan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ravianto
istimewa
JADWAL KIRAB - Suasana Come See Mie Fest di Kiara Artha Park. Simak rute lengkap Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran di Kota Bandung, Sabtu 16 Mei 2026. Start Kiara Artha Park hingga Gedung Sate, cek jadwal dan ruas jalan yang dilalui. 

Ringkasan Berita:
  • Acara: Kirab Budaya "Napak Tilas Padjajaran" Mahkota Ajeg Ki Sunda (Hari ke-9).
  • Waktu: Sabtu, 16 Mei 2026.
  • Jam Operasional: 19.30 WIB – 22.30 WIB (Estimasi 3 jam).
  • Jarak Tempuh: Sekitar 3 Kilometer.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kota Bandung akan disuguhi kemeriahan Kirab Budaya bertajuk "Napak Tilas Padjajaran" Mahkota Ajeg Ki Sunda pada Sabtu (16/5/2026) malam.

Acara yang telah memasuki hari kesembilan ini diprediksi akan menyedot perhatian ribuan pasang mata.

Bagi Anda yang hendak melintas atau menyaksikan iring-iringan, berikut adalah detail rute yang akan dilalui peserta kirab sejauh 3 kilometer:

  • Titik Kumpul & Start: Kiara Artha Park (Kawasan Kiaracondong).
  • Lintasan 1: Jalan Jakarta.
  • Lintasan 2: Jalan Supratman.
  • Lintasan 3: Jalan Diponegoro.
  • Titik Akhir (Finish): Gedung Sate.

Antisipasi Kemacetan dan Penutupan Jalan

Iring-iringan peserta kirab dijadwalkan mulai bergerak pada pukul 19.30 WIB.

Baca juga: Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Mengingat durasi acara yang diperkirakan berlangsung selama tiga jam, ruas jalan seperti Jalan Jakarta hingga Jalan Diponegoro diprediksi akan mengalami kepadatan atau penutupan arus sementara secara situasional.

Pihak penyelenggara dan aparat keamanan akan melakukan pengawalan ketat di sepanjang rute untuk memastikan jalannya acara "Mahkota Ajeg Ki Sunda" ini berlangsung khidmat dan aman.

Warga Bandung yang memiliki mobilitas di kawasan tersebut pada Sabtu malam disarankan untuk mencari jalur alternatif atau berangkat lebih awal guna menghindari titik kepadatan di sekitar area Kiara Artha Park dan Gedung Sate.

KIRAB BUDAYA - Acara Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya biasa. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melakukan langkah nyata dalam memajukan kebudayaan lokal. 
KIRAB BUDAYA - Acara Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya biasa. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melakukan langkah nyata dalam memajukan kebudayaan lokal.  (Tribun Jabar/Dok Humas Diskominfo Jabar)

Tunawisma Dirazia

Puluhan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPKS) atau tunawisma yang tersebar di sejumlah titik Kota Bandung terjaring razia oleh petugas gabungan, Kamis (14/5/2026) dini hari.

Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Bandung, dari hasil razia gabungan yang dimulai sejak pukul 02.30 WIB itu, petugas berhasil menjaring sebanyak 51 orang PPKS di sejumlah titik kawasan wisata dan pusat keramaian kota.

Operasi gabungan itu melibatkan petugas DP3A, DLH, Disdamkarmatan, DPKP, DSDABM, Satpol PP dan Dishub. Dari total 51 PPKS yang terjaring, 50 orang dewasa dan satu anak dengan mayoritas yang diamankan laki-laki.

Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa mengatakan, operasi gabungan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan bersama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bandung.

"Kami melakukan penyisiran di ruas-ruas jalan protokol seperti Asia Afrika, Sudirman, Braga dan titik-titik wisata untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan Kota Bandung," ujarnya usai razia, Kamis (14/5/2026).

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program beautifikasi Kota Bandung sekaligus persiapan menyambut Kirab Jawa Barat dan lonjakan wisatawan saat long weekend pada pekan ini.

Atas hal tersebut, seluruh PPKS yang terjaring razia langsung dibawa ke rumah singgah milik Dinas Sosial untuk menjalani asesmen, pemeriksaan administrasi kependudukan hingga pembinaan mental dan fisik.

Selain itu, kata Yorisa, Dinas Sosial Kota Bandung juga memastikan akan melakukan reunifikasi atau pemulangan semua PPKS tersebut kepada keluarganya maupun daerah asalnya masing-masing.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved