Breaking News:

Investasi Bodong

BREAKING NEWS Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polda Jabar, Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Rp 4 M

Ada puluhan orang yang menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh AR.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
Tribunnews.com
ilustrasi uang yang diberikan korban investasi bodong. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan member arisan dan investasi online, melaporkan seorang perempuan berinisial AR ke Polda Jabar, Jumat 14 Januari 2022. 

AR diduga melakukan penipuan dengan modus arisan dan investasi bodong.

Total ada 33 korban yang melapor ke Polda Jabar dengan nilai kerugian sekitar Rp 4,1 miliar. 

"Korbannya ada sekitar 700 orang dari berbagai daerah, baru 33 orang korban yang melapor ke Polda Jabar. Dari 33 orang ini nilai kerugiannya Rp 4,1 miliar, berarti ada sekitar 600 sekian orang lagi yang belum lapor," ujar Banggua Togu Tambunan dari Kantor Hukum Banggua Togu Tambunan dan Rekan, saat dihubungi Tribun Sabtu (15/1/2022). 

Awalnya, kata Banggua, kliennya yang bernama Anisa, mengikuti investasi pada pertengahan tahun 2021, setelah melihat testimoni di media sosial. 

"Kemarin yang investasi pertama masuk Rp 150 juta, ada-lah profit Rp 35 juta. Karena merasa menguntungkan, maka langsung dikirim lagi Rp 500-600 juta, dari situ tiba-tiba macet di bulan kedua, langsung kolaps," katanya. 

Semenjak kolpas, kata dia, para korban ini sulit berkomunikasi dengan terduga pelaku. 

"Macetnya sejak awal November 2021. Banyak tipu muslihat terduga pelaku untuk menenangkan korban, makanya dilakukan pelaporan supaya tidak banyak lagi korban," ucapnya. 

"AR kami laporkan dengan dugaan arisan dan investasi bodong, jadi yang kami laporkan ini UU ITE dan transaksi elektronik jo dengan tipu gelap (pasal) 372, 378," tambahnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved