Baru Sehari Wilayahnya Dihantam Banjir, Seluruh Kepala Desa di Selaawi Garut Malah ke Pangandaran

Tindakan para kades tersebut disebut melukai warga yang saat ini sedang kesulitan akibat banjir yang menerjang lima desa di Kecamatan Selaawi, pada Ka

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Ravianto
Dok BPBD Garut
Banjir bandang menerjang kawasan Legok Bedeng, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seluruh kepala desa di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut diketahui berangkat menghadiri sebuah acara di Pangandaran.

Tindakan para kades tersebut disebut melukai warga yang saat ini sedang kesulitan akibat banjir dan tanah longsor yang menerjang lima desa di Kecamatan Selaawi, Kamis (13/1/2022).

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Selaawi, Budi Rahmawan, mengatakan berangkatnya seluruh kepala desa di Kecamatan Selaawi tersebut melukai warga yang saat ini sedang dalam kesulitan pasca bencana banjir.

Jembatan Gorowong penghubung Garut dan Sumedang via Selaawi rusak berat diterjang banjir bandang pada Kamis (13/1/2022) sore. 
Jembatan Gorowong penghubung Garut dan Sumedang via Selaawi rusak berat diterjang banjir bandang pada Kamis (13/1/2022) sore.  (Tribun Jabar / Sidqi Al Gifari)

"Saat ini kan masyarakat Selaawi di semua desa tengah menderita akibat banjir dan longsor, pak kades malah pergi," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Sabtu (15/1/2022).

Budi menjelaskan di tengah kondisi bencana seperti saat ini, kepala desa seharusnya tidak beranjak keluar daerah.

Apalagi menurutnya di hari ini ada banyak tamu penting dari luar yang memantau kondisi setelah bencana banjir di lima desa.

"Jika memang ada keperluan pekerjaan seharusnya diwakilkan dulu, apakah kita tidak malu dengan para tamu yang datang ke Selaawi yang ikut berbela sungkawa,"

"Hari ini saja ada tamu penting, seperti Dandim, anggota dewan, orang Kementerian Sosial, dan dan banyak lainnya, terus terang saya sebagai warga Selaawi prihatin dan malu," ucapnya.

Ketua APDESI Kecamatan Selaawi, Suparman mengatakan keberangkatannya bersama seluruh kepala desa di Kecamatan Selaawi untuk kepentingan pelantikan ketua APDESI.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh seluruh kades dari delapan kecamatan di Kabupaten Garut.

"Ini ada pelantikan APDESI, sudah direncanakan dari dulu dihadiri oleh kades dari delapan kecamatan," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id melalui sambungan telepon.

Suparman menjelaskan terkait kebencanaan yang terjadi di wilayahnya, sementara diwakilkan dulu kepada sekretaris desa.

Pihaknya pun sudah menyiapkan data-data hasil monitoring di lokasi bencana.

"Kita semua sudah melakukan identifikasi bersama perangkat desa termasuk BPD, tentang acuan bencana yang ada di wilayah masing-masing, jadi bukan berarti meninggalkan pekerjaan," ucapnya.

Ia mengatakan kepergian seluruh kepala desa di Kecamatan Selaawi bukan untuk liburan tetapi menghadiri agenda kerja.

Pihaknya pun akan segera pulang kembali pada Minggu pagi.

"Jadi ini bukan main ya, acara pelantikannya malam ini, besok pagi kami pun pulang lagi ke Garut," ujarnya.(shidqi al ghifari/tribun jabar)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved