Breaking News:

Kemenlu Ungkap Kronologi Kasus TKW Cantik Asal Indramayu Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

TKW cantik warga Desa Sukadana, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, itu bahkan divonis hukuman 20 tahun penjara oleh majelis hakim.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Hermawan Aksan
Dok. SBMI
Yayu Masih, pekerja migran Indonesia atau TKW asal Desa Sukadana, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, yang berada di Hong Kong. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Yayu Masih (33), pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terjerat kasus perdagangan narkoba di Hong Kong.

TKW cantik warga Desa Sukadana, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, itu bahkan divonis hukuman 20 tahun penjara oleh majelis hakim.

Soal kasus yang menimpa Yayu Masih, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia/Badan Hukum Indonesia (PWNI/BHI) Kemlu RI, Yudha Nugraha, pun angkat bicara.

Yudha Nugraha mengatakan, kronologi kejadian itu berawal saat Yayu Masih ditangkap pada bulan November 2019 oleh otoritas Hong Kong karena menjadi kurir pengambilan paket narkoba kokain seberat 1.500 gram.

"Tanggal 29 Juli 2021, Yayu Masih dinyatakan bersalah oleh Juri High Court atas tuduhan Trafficking in Dangerous Drugs," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (14/1/2022).

Menurut Yudha Nugraha, TKW cantik itu pun akhirnya dijatuhi vonis hukuman 20 tahun dan 3 bulan penjara setelah hakim mempertimbangkan hal-hal yang dapat meringankan serta memberatkan hukuman pada 2 Agustus 2021.

Dalam hal ini, ia juga membantah soal kabar KJRI Hong Kong tidak memberikan pendampingan.

Justru sebaliknya, kata dia, KJRI Hong Kong selalu memastikan akses kekonsuleran dan hak-hak hukum TKW yang bersangkutan.

Hal itu sudah dilakukan bahkan sejak TKW cantik itu ditangkap hingga selama berlangsungnya proses hukum Yayu Masih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved