Breaking News:

Pesan Keras Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar dan Kejati Jabar Untuk Petugas Jahat di Kantor Imigrasi

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Sudjonggo tak memungkiri masih ada saja petugas imigrasi jahat di kantor imigrasi. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Sudjonggo 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Sudjonggo tak memungkiri masih ada saja petugas imigrasi jahat di kantor imigrasi. 

Dikatakan Sudjonggo, praktik petugas jahat di kantor imigrasi itu biasanya berupa pungutan liar (Pungli) hingga korupsi yang dilakulan oknum petugas dengan cara atau modus yang berbeda-beda. 

"Apapun tantangannya, pasti kita hadapi. Dari tahun ke tahun pasti dengan modus dan operandi yang berbeda pasti ada saja. Tadi kita sampaikan, kalau kita lingkaran yang besar, ada satu titik saja yang bolong, itu pasti tidak akan lingkaran besar," ujar Sudjonggo, dalam keterangannya, Kamis (13/1/2022). 

Baca juga: LINGKARAN Setan, Aksi Saling Hajar Anggota Pramuka SMAN 1 Ciamis,Istri Gubernur Jabar Minta Maaf

Sebagai komitmen menuju wilayah bersih bebas melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) 2022, pihaknya tak segan memberikan hukuman berat kepada oknum petugas terbukti melakukan tindakan korupsi. 

"Masih ada beberapa teman oknum yang masih bermain gitu, masih ada tadi oknum dan itu juga kita sampaikan untuk kita tidak lagi main-main dengan itu. Sanksi kalau perlu pemberhentian ya pemberhentian," katanya. 

Dalam hal pengawasan, pihaknya bekerjasama dengan Kejati Jabar. Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana menyambut baik dan menyatakan siap mengawal serta menindak petugas yang kedapatan melakukan praktik kotor. 

"Ya, kami terbuka, tadi sudah berbicara banyak dengan pak kakanwil tentu kami akan saling mengingatkan, mencegah dan memitigasi," ujar Asep.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved