Breaking News:

Pelaku Tabrak Lari di Stadion Bima dan Kedawung Cirebon Juga Positif Narkoba, Ini Ancaman Hukumannya

Jajaran Polres Cirebon Kota menetapkan pengemudi Xenia berinisial RNM (29) yang kabur setelah menabrak dua pengendara sepeda motor sebagai tersangka.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Hermawan Aksan
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas saat menderek mobil milik RNM di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (8/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Polres Cirebon Kota menetapkan pengemudi Xenia berinisial RNM (29) yang kabur setelah menabrak dua pengendara sepeda motor sebagai tersangka.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, RNM terbukti melanggar Pasal 312 juncto Pasal 312 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Bahkan, menurut dia, warga Kabupaten Cirebon itu pun terancam hukuman maksimal empat tahun atau denda paling banyak Rp 78 juta.

"Rekan RNM yang berinisial CH juga turut diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka karena memiliki obat-obatan terlarang," ujar M Fahri Siregar saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Update Kasus Tabrak Lari Nagreg, Panglima TNI Siap Fasilitasi Keluarga Jika Ingin Hadir Saat Sidang

Ia mengatakan, pemeriksaan tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan hasil positif mengonsumsi psikotropika jenis Benzodiazepine (BZO).

Bahkan, keduanya juga mengakui sempat menenggak minuman keras sebelum berbuat onar hingga menabrak dua pengendara motor di dua lokasi berbeda.

Kedua lokasi itu adalah kawasan Stadion Bima, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, dan simpang emat Cideng, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

"Tersangka CH dijerat Pasal 61 UU Nomor 05 Tahun 1997 dan diancam hukuman maksimal lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp 100 juta," kata M Fahri Siregar.

Pihaknya juga turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni mobil Xenia berpelat nomor F 1258 KS, delapan butir obat terlarang, obeng, dan lainnya.

Saat ini, RNM masih menjalani perawatan medis di RS Permata Cirebon karena sempat menjadi bulan-bulanan massa yang kesal akibat aksinya yang kabur setelah menabrak pengendara motor.

Sementara itu, CH telah diamankan di Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, khsusunya mengenai kepemilikan psikotropika.

"Kami mengamankan delapan butir Riklona Clonazepam dari CH. Ini jenis obat-obatan terlarang sehingga kami akan mengembangkan kasusnya," kara M Fahri Siregar. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved